OkeMedan

Bangunan di Atas Badan Jalan Perumahan Villa Setia Budi Flamboyan Dibongkar Pemiliknya

Medan– Pemilik rumah yang mendirikan bangunan di atas jalan Perumahan Villa Setia Budi Flamboyan akhirnya membongkar bangunan berupa kanopi, Rabu (28/4/2020) pukul 09.00 WIB.

Pembongkaran itu dilakukan pemiliknya bernama Hendy Iskandar setelah diprotes warga perumahan didampingi Kepala Lingkungan Saleh Ginting yang bermukim di Perumahan Setia Budi Flamboyan Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan  Medan Tuntungan, yang mendatangi kantor lurah di Jalan Bunga Raya Medan, Selasa (28/4/2020).

Namun iktikad dan kesadaran sendiri yang dilakukan pemiliknya membongkar bangunan itu mendapat apresiasi warga. Bahkan informasinya pemilik bangunan akan meminta maaf secara terbuka. Dan warga sangat terbuka dengan sikap baik tersebut serta berharap bekerjasama untuk membongkar  4 bangunan yang bermasalah berdiri di atas fasilitas umum.

Sebelumnya diberitakan warga bersama Kepala Lingkungan setelah mendatangi kantor kelurahan di Jalan Bunga Raya Medan, Selasa (28/4/2020), memprotes bangunan Perumahan Setia Budi Flamboyan Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan  Medan Tuntungan.

Warga yang mayoritas penghuni tetap perumahan  itu memprotes keras dengan berdirinya  bangunan  di atas Fasilitas Umum (Fasum) seperti saluran drainase air dan bangunan parkir mobil pribadi di atas badan  jalan ( Gang Kebakaran) akses kendaraan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar)  sehingga menyulitkan kendaraan berbadan lebar Dinas Pemadam Kebakaran (damkar) terhalang masuk ke perumahan mereka.

Sudarta Sitepu, salah seorang warga dan juga sebagai pengurus kerukunan perumahan Villa Setia Budi Flamboyan  mengatakan, awalnya mereka datang menemui pemilik bangunan, namun merespon tidak terima dengan imbauan larangan pengurus mendirikan bangunan tersebut.

Kemudian warga mendatangi  ke Kantor Lurah Tanjung Selamat karena tidak terima jalan yang sudah ada sebagai fasilitas perumahan menjadi akses warga dan kendaraan berbadan lebar seperti Damkar dan kendaraan perawatan lampu penerangan jalan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, mendadak berdiri bangunan yang dapat menggangu fasilitas umum tersebut.

“Kami protes, karena bangunan berdiri di atas drainase air dan badan jalan itu dipergunakan untuk pribadi dan akan menjadi contoh tidak baik bagi warga yang lain. Warga khawatir keberadaan bangunan tersebut akan menyebabkan banjir dan terhalangnya akses kendaraan berbadan lebar Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar)  tidak lagi dapat masuk jika bangunan itu tetap berdiri,” kata Sudarta Sitepu di depan Lurah, pihak kepolisian dan Kepala Lingkingan setempat.

Mereka pun meminta agar pihak kelurahan dan kecamatan menghentikan atau membongkar bangunan itu.

“Pemerintah harus tegas. Jika tidak ada izin, bangunan harus dibongkar. Apalagi bangunan memakai badan jalan dan berdiri  di atas saluran drainase air,” sebut warga lainnya.

Menurut warga, bangunan itu adalah milik seorang jaksa dan polisi yang masih aktif.

“Punya aparat hukum itu lah bang , yang orangnya tidak bisa diajak komunikasi seperti blok R, T, U dan S ,” beber beberapa warga serentak.

Sementara itu, Lurah Tanjung Selamat Ubudiah  didampingi Kepolisian Husin dan Ketua LPM Nijar Tarigan Kepala Lingkungan Saleh Ginting mengatakan, pihaknya langsung datang kelokasi pembangunan untuk  melakukan mediasi terkait keberatan warga dengan pemilik bangunan di atas saluran drainase air dan penutup parkir mobil pribadi  di Perumahan Setia Budi Flamboyan Medan itu.

Namun setelah ditelusuri, bangunan itu ternyata ada pemiliknya dan berdiri di depan rumah serta menempel di dinding rumah warga.

Hanya tinggal persoalan pemilik bangunan apakah meneruskan atau membongkar bangunan, sehingga tidak menjadi penyebab banjir dan akses masuk kendaraan berbadan leber Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan kendaraan perawatan lampu penerangan jalan Dinas Kebersihan dan Pertamanan ke pemukiman warga apabila jika terjadi kebakaran.

Jika bangunan itu tidak dibongkar, warga akan melanjutkan protes dengan menyurati ke Plt Wali Kota Medan, Kapoldasu, Kejatisu dan Kapolrestabes.

“Jika tidak ditindak lanjuti, maka kami  atas nama warga pemukiman tetap Perumahan Villa Setia Budi Flamboyan akan lanjut melakukan keberatan ke aparatur hukum karena kami sebagai anak bangsa punya hak juga dilindungi di mata pemerintah dan kemana lagi kami melapor,” ujar Sudarta Sitepu bersama warga lainya yang juga loyalis Presiden Jokowi.

(zan/ril)

Berikan Komentar

Back to top button