OkeEdukasi

UISU dan Bupati Batubara Sepakati Kerjasama

Medan-Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) dan Bupati Batubara sepakat menandatangani kerjasama (memorandum of understanding) antara kedua institusi yang berlangsung di Ruang Serbaguna Pusat Administrasi UISU Rabu (3/6/2020) sore.

Hadir dalam penandatanganan itu, Rektor UISU Dr H Yanhar Jamaluddin MAP serta Bupati Batubara Ir H Zahir MAP.

Dalam naskah kerjasama yang ditandatangani para pihak itu, disebutkan bahwa objek kerjasama meliputi bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan sumber daya dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Batubara.

Setidaknya ada 8 ruang lingkup kerjasama yang dituangkan dalam naskah kerjasama itu. Diantaranya, Pendidikan, penelitian, pelatihan dan pengabdian kepada masyarakat. Seminar, publikasi, penerbitan dan lokakarya. Selain itu juga termasuk ruang lingkup yakni survey dan pemetaan serta kegiatan lain yang disepakati para pihak.

Hadir dalam kegiatan penandatanganan kerjasama itu, Ketua Pembina Yayasan UISU T Hamdy Osman Delikhan Al-Hajj, Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU Prof Ismet Danial Nasution drg PhD Sp Pros (K) FICD, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dakwah Islamiyah Dr Liesna Andriany MPd, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola, Zufrizal SE Ak CA MBA MAFIS, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Ahmad Bakhori ST  MT, dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi, Andang Suhendi SS MA serta para Dekan di lingkungan UISU.

Rektor UISU Dr H Yanhar Jamaluddin MAP dalam pertemuan itu memaparkan berbagai perkembangan UISU saat ini menyangkut jumlah mahasiswa yang mencapai 8900 orang dan jumlah Prodi S1 dan S2 yang ada,  termasuk juga memperkenalkan profil sejumlah gedung UISU yang berada di Kota Medan, serta alumni UISU yang menduduki posisi penting di pemerintahan.

“Kerjasama dengan Pemerintahan Kabupaten juga dinilai penting bagi perguruan tinggi dalam memberi sumbangan pengetahuan di berbagai bidang, sehingga perguruan tinggi tidak hanya sebagai menara gading,” kata Rektor UISU.

Rektor berharap momen yang terjadi tidak hanya sekadar penandatangan MoU, tetapi lebih penting adalah kelanjutan serta wujud nyata kerjasama antara UISU dan Pemkab Batubara.

“Banyak hal yang bisa dikerjasamakan baik di bidang penelitian maupun dalam bidang peningkatan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat ,” ujarnya.

Ditambahkannya, kerjasama dalam hal penelitian secara langsung akan membantu guna memperkenalkan Kabupaten Batubara ke dunia internasional melalui tulisan hasil penelitian di jurnal internasional.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Batubara Ir H Zahir MAP hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Ilyas Sitorus dan staf mengakui sangat bangga bisa menjalin kerjasama dengan UISU sebagai perguruan tinggi tertua di Sumatera Utara.

Menurut orang nomor satu di Pemkab Batubara itu, banyak kerjasama yang dapat dilakukan dalam rangka kemajuan bagi Pemerintahan Kabupaten Batubara.

“Saya yakin  pembangunan yang didahului dengan penelitian akan memberi hasil yang lebih baik,”ucap Zahir.

Bupati Batubara juga memberi sinyal bagi UISU untuk melakukan penelitian di bidang kepuasan masyarakat terhadap pembangunan Kabupaten Batu Bara, termasuk juga di bidang lain seperti pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia khususnya ASN.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU,  Prof Ismet Danial Nasution pada kesempatan itu mengatakan bahwa saat ini pemerintah harus melakukan kerjasama atau kalaborasi dengan perguruan tinggi guna mencapai kemajuan yang maksimal bagi pembangunan daerahnya.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi bagi kerjasama ini. Enam bulan kemudian nantinya harus dilakukan evaluasi apa hasil yang telah diperbuat kedua belah pihak,”ucap Prof Ismet.

Acara penandatanganan kerjasama  itu juga diiringi dengan pemberian cinderamata dan ramah tamah antara Bupati  Batubara Ir H Zahir MAP dengan pimpinan UISU.

Selain bertukar cenderamata, Bupati Batubara secara khusus juga memberikan kain songket batubara kepada Ketua Pembina UISU T Hamdy Osman Delikhan Al-Hajj gelar Rajamuda yang juga pemangku adat kesultanan Deli sebagai bentuk penghormatan.

(zan/ril)

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button