OkeEdukasi

Rektor Unimed: Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2020 banyak Alami Perubahan

Medan | okemedan – Selain dampak pandemi Covid – 19, pelaksanaan UTBK-SBMPTN  pada kondisi normal baru (new normal), juga mengalami perubahan. Hal ini sesuai dengan kebijakan yang telah dikeluarkan LTMPT.

Menurut Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom SKM MKes, perubahan tersebut meliputi pelaksanaan Tes UTBK per hari, diubah dari 4 sesi menjadi 2 sesi dengan rincian perubahan waktu Sesi 1, pukul 09.00-11.15 Wib, dan Sesi 2, pukul 14.00-16.15 Wib.

Jeda waktu selama 2 jam 45 menit,
digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi.

Selanjutnya Tes UTBK akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni ; Tahap I, pada
tanggal 5-14 Juli 2020, dan pada tanggal 20-29 Juli 2020. Pengumuman hasil UTBK-SBMPTN disampaikan pada tanggal 20 Agustus 2020.

“Sesi ini dilakukan untuk pencegahan penyebaran covid-19,” katanya.

Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom SKM MKes meninjau pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2020.

Materi Tes UTBK diubah menjadi satu materi saja yakni TPS (tes potensi
skolastik), dimana pada tahun 2019 tes UTBK ada dua yakni TPS dan Tes Potensi Akademik (TPA).

TPS ini telah dirancang untuk mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan kuliah di PTN.

Rektor mengatakan, LTMPT juga menjadwal ulang dan merelokasi tempat tes, bagi peserta yang berasal dari luar provinsi lokasi tes UTBK yaitu di atas tanggal 29 Juli dan dijadwalkan di tanggal 30 Juli 2020.

“Namun sampai saat ini di Unimed belum ada yang melapor dan mudah – mudahan hadir semua,” tuturnya.

Kebijakan dari LTMPT juga menyebutkan bagi peserta yang berasal dari luar provinsi lokasi ujian, maka akan direlokasi sesuai provinsi asal, walau ada sejumlah peserta asal luar Sumatera Utara yang tetap ikut tes UTBK di Unimed, karena mereka sudah di Medan 1-2 bulan yang lalu, yakni peserta yang berasal dari Aceh, Riau, Padang dan Kepri.

“Mengenai prosesnya, mereka mengusulkan ke LTMPT pada saat relokasi tempat tes UTBK beberapa hari yang lalu,” kata rektor.

Peserta yang akan mengikuti tes UTBK di Pusat UTBK Unimed ada 13.955
orang, (peserta regular ada 10.350 dan KIP K 3.605). Total kapasitas yang disiapkan itu ada 39.710, namun yang mendaftar hanya 35.14 %.

Dari jumlah pendaftar tersebut, ada 587 peserta dari luar Sumatera Utara, yakni berasal dari 19 provinsi yang ada di Indonesia, termasuk ada yang dari Malaysia.

Disinggung apakah UTBK-SBMPTN tahun ini mengalami penurunan jumlah pendaftar akibat Covid-19,  rektor mengatakan hal itu tidak semata karena pandemi corona, tetapi ada perbedaan antara UTBK-SBMPTN tahun 2019, yakni pada tahun tersebut terdapat dua kali tes yang bisa dilakukan satu orang peserta.

“Faktor kedua kemungkinan besar karena pandemi, jadi orang masih melihat situasi, jika sudah normal baru mendaftar  kuliah,” jelasnya.

Sekadar informasi, UTBK-SBMPTN tahun ini di Unimed dilaksanakan di 11 lokasi, yakni : Unimed, PPs UMSU, UMA, UNPAB, UPU, MAN 1 Medan, SMKN 14 Medan, SMK S Tritech Medan, SMK S Al Fatah Medan, SMA S Teladan Medan dan SMK S Ar Rahman Medan.

(zan) 

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button