OkeEdukasi

LLDikti: UISU Pertama Kali Buka Prodi Kewirausahaan

Medan | okemedan. Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) merupakan perguruan tinggi swasta yang pertama kali membuka Program Studi Kewirausahaan.

Hal itu disampaikan Kepala LLDikti Wilayah I Prof Dian Armanto saat penyerahan SK Mendikbud RI Nomor: 708/M/2020 tanggal 27 Juli 2020 tentang izin pembukaan Program Studi Kewirausahaan UISU yang diselenggarakan Yayasan UISU di kantor LLDikti Tanjung Sari Medan pekan lalu.

Sementara Rektor UISU, Dr H Yanhar Jamaluddin MAP menyerahkan secara langsung SK Prodi Kewirausahaan kepada Dekan Fakultas Ekonomi, Dr Safrida di ruang Yudisium Fakultas Ekonomi UISU dan dihadiri Pengurus Yayasan, Hj Masnun SH MH, Pimpinan Fakultas Ekonomi dan seluruh Dekan di lingkungan UISU, Senin (3/8/2020).

Sebelumnya, saat penyerahan SK  di kantor LLDikti, Rektor UISU didampingi Dekan Fakultas Ekonomi UISU, Dr Safrida SE.

Rektor UISU, Dr H Yanhar Jamaluddin MAP menyerahkan SK Prodi Kewirausahaan kepada Dekan Fakultas Ekonomi Dr Safrida SE didampingi Pengurus Yayasan UISU, Hj Masnun SH MH, Senin (3/8/2020). Ist

Pada kesempatan itu, Prof Dian Armanto mengapresiasi pembukaan Prodi Kewirausahaan yang menurut merupakan langkah tepat dan maju. “Ini adalah prodi milineal,” ujar Prof Dian.

Menurutnya, dengan prodi kewirausahaan maka mahasiswa dapat mengetahui dan mempraktikan bisnis kewirausahaan secara digital yang berkembang pesat saat ini. Kepala LLDikti itu berharap keberadaan Prodi Kewirausaaah UISU menjadi sebuah langkah maju dan menjawab tantangan ditengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, Rektor UISU, Dr H Yanhar Jamaluddin MAP dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih dan bersyukur dengan terbitnya SK Prodi Kewirausahaan itu.

Dengan demikian, pada tahun ajaran 2020/2021 ini calon mahasiswa UISU yang ingin mendalami ilmu kewirausahaan sudah dapat memilih prodi kewirausahaan yang akan dikelola di Fakultas Ekonomi UISU.

Saat penyerahan SK kepada Dekan Fakultas Ekonomi, Rektor mengingatkan kepada Dekan Fakultas Ekonomi tentang kewajiban pengusulan akreditasi serta mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan terkait proses penerimaan mahasiswa baru, penyusunan kurikulum dan  penetapan dosen pengampu mata kuliah.

“Ini akan memberi peluang buat kita untuk manjaring mahasiswa baru,” ucapnya.

Sasarannya, kata Rektor adalah kelompok mileneal, para pelaku atau pegiat UMKM.

“Meski mereka sudah mahir di lapangan, hanya saja tidak dibackup secara keilmuan. disinilah kita hadir untuk mengisi ruang yang kosong. UMKM dan kelompok milenael menjadi pangsa pasar untuk prodi Kewirausahaan,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Dekan Fakultas Ekonomi Dr Safrida SE menjelaskan bahwa pihaknya sudah siap untuk mengelola prodi kewirausahaan itu.

“Kita sudah menetapkan kurikulum. Jadi pada semester 4 mahasiswa prodi kewirausahaan sudah diharapkan langsung praktik kewirausahaan sesuai dengan minat dan bakat mereka,” katanya.

“Dari keseluruhan kurikulum kewirausahaan, 30 persen teori dan 70 persen praktik,” jelasnya.

Nantinya dari semester 1 sampai dengan 3 mahasiswa akan mendapat materi secara teroi dan praktik.

“Semester 4 ke atas full praktik,” katanya sembari menambahkan bahwa Fakultas Ekonomi sebelumnya studi banding di 4 perguruan tinggi di Jawa dan Jakarta.

Dr Safrida bahkan meyakini jika prodi kewirausahaan itu akan banyak diminati oleh calon mahasiswa UISU.

Target tahun ini, katanya, Fakultas Ekonomi akan menampung mahasiswa Prodi Kewirausahaan 40 sampai 80 orang. Prodi Kewirausahaan, katanya, akan menciptakan mahasiswa yang memiliki minat usaha dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk langsung mempraktikan minat usaha mereka selama bangku perkuliahan.

Menurut Dr Safrida, terbitnya SK Izin Operasional Prodi Kewirausahaa ini merupakan peluang luar biasa.

“Mengingat kaum milenal saat ini gemar berbisnis. Bagi Fakultas Ekonomi, terbitnya SK Prodi Kewirausahaan akan menjadi keunggulan bagi Fakultas ekonomi,” katanya.

OM-zan

Berikan Komentar

Baca Juga

Back to top button