Kampus Terkemuka Bidang Kuliner Korea, Hyejeon University, Hadirkan Hyejeon K-Food Global Challenge 2026 di Medan

MEDAN | okemedan

Kota Medan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hyejeon K-Food Global Challenge 2026, sebuah kompetisi kuliner internasional yang digagas oleh Hyejeon University, Korea Selatan, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan Korean Food (K-Food) kepada masyarakat dunia sekaligus memperkuat diplomasi budaya melalui gastronomi.

Hyejeon University dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi terbaik di Korea Selatan dalam bidang culinary arts, hospitality, dan food service. Selama bertahun-tahun, universitas ini telah melahirkan banyak chef profesional yang sukses membangun karier di industri kuliner internasional maupun dunia hiburan Korea.

Salah satu alumni paling terkenal adalah Chef Jung Ji-sun, lulusan Departemen Tata Boga Hyejeon University angkatan 2003. Ia dikenal luas sebagai spesialis masakan Tionghoa dan pemilik restoran dim sum terkenal Tian Mimi, serta dijuluki sebagai “Queen of Dim Sum” di Korea.

Popularitas Chef Jung Ji-sun semakin meningkat melalui berbagai program televisi nasional dan internasional, antara lain Culinary Class Wars di Netflix, Please Take Care of My Refrigerator (JTBC), The Boss’s Ears Are Donkey Ears (KBS2), hingga Undercover Chef (tvN).

Selain itu, Hyejeon University juga melahirkan Chef Lee Ha-seong, lulusan angkatan 2008 yang dikenal sebagai salah satu peserta paling menonjol dalam Culinary Class Wars Season 2 di Netflix. Chef Lee pernah berkarier sebagai sous chef di restoran legendaris Amerika Serikat, The French Laundry, yang secara konsisten masuk dalam daftar restoran terbaik dunia. Saat ini ia tengah mempersiapkan pembukaan restoran pertamanya di New York.

Melalui Hyejeon K-Food Global Challenge 2026, Hyejeon University ingin menunjukkan bahwa K-Food bukan hanya sekadar makanan Korea yang populer, tetapi juga merupakan bagian dari budaya, inovasi, pendidikan, dan industri kreatif yang memiliki daya saing global.

Kehadiran kompetisi ini di Medan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan Indonesia dan Korea Selatan melalui pendidikan vokasi, pertukaran budaya, serta pengembangan industri kuliner.

Selain kompetisi memasak, kegiatan ini juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan antara mahasiswa, pelajar, praktisi industri, dan chef profesional dari kedua negara mengenai standar kuliner internasional, teknik memasak modern, serta perkembangan industri makanan Korea.

Hyejeon University berharap penyelenggaraan kompetisi ini dapat menjadi awal lahirnya lebih banyak kolaborasi pendidikan dan industri kuliner antara Indonesia dan Korea Selatan.

OM – diur