Laga Minggu Dinihari, Superkomputer Memprediksi Inggris Menang atas Norwegia

MEDAN | okemedan
Norwegia dan Inggris akan berduel sengit di perempat final Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung pada Minggu 12 Juli pukul 04.00 WIB di Stadion Hard Rock, AS.

Berdasarkan data performa dan sejarah pertemuan, superkomputer Opta telah membuat prediksi menarik tentang pertandingan ini.

Menurut algoritma simulasi yang berasal dari 25.000 kali pengolahan data oleh superkomputer Opta, tim Inggris dinilai sebagai favorit dengan peluang menang sebesar 50,4% dalam waktu 90 menit waktu normal.

Sementara itu, peluang Norwegia untuk menciptakan kejutan adalah 25,1%, sedangkan probabilitas pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu adalah 24,5%.

Norwegia: Perjalanan ajaib “mesin” Haaland

Norwegia mencatatkan Piala Dunia tersukses dalam sejarahnya, mencapai perempat final untuk pertama kalinya. Tim asuhan pelatih Stale Solbakken telah lolos dari babak penyisihan grup, mengalahkan Pantai Gading, dan membuat sensasi dengan mengalahkan Brasil 2-1 di babak 16 besar.

Aset terbesar mereka adalah Erling Haaland, yang telah mencetak gol dalam keempat penampilannya, dengan tujuh gol dari hanya 18 tembakan. Haaland juga mempertahankan rekor mencetak gol dalam 14 pertandingan resmi berturut-turut untuk tim nasional, dengan total 27 gol.

Di lapangan, Erling Haaland adalah mesin pencetak gol yang menakutkan. Namun di luar lapangan, striker Norwegia ini menikmati kehidupan yang sangat romantis bersama pacarnya yang berprofesi sebagai model.

Bersama dengan striker Manchester City, Martin Odegaard merupakan penghubung penting dalam mengatur permainan tim dan menciptakan peluang bagi rekan-rekan setimnya. Namun, lini pertahanan tetap menjadi perhatian karena Norwegia belum berhasil menjaga gawangnya tetap bersih di turnamen tahun ini.

Inggris: Semangat “Three Lions” dan kekhawatiran terkait personel.

Inggris mencapai perempat final untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah mengalahkan Republik Demokratik Kongo dan tuan rumah Meksiko di babak penyisihan grup. Meskipun kesulitan mengontrol bola dalam kemenangan 3-2 atas Meksiko, tim asuhan Thomas Tuchel tetap menunjukkan karakter sebagai kandidat juara.

Harry Kane berada dalam performa luar biasa dengan 6 gol, sementara Jude Bellingham telah menjadi sumber inspirasi baru dengan 4 gol – penampilan terbaik seorang gelandang Inggris dalam sejarah Piala Dunia.

Selain itu, Jordan Pickford akan segera mencapai tonggak sejarah 18 penampilan di Piala Dunia, menjadikannya pemain dengan penampilan terbanyak untuk Inggris dalam sejarah turnamen tersebut.

Namun, pelatih Tuchel menghadapi dilema personel karena Jarell Quansah diskors, dan Reece James serta Djed Spence belum pasti pulih tepat waktu, yang secara langsung berdampak pada lini pertahanan.

Sejarah konfrontasi

Dalam 12 pertemuan bersejarah, Inggris telah memenangkan 7, seri 3, dan kalah 2 melawan Norwegia. Dalam 5 pertandingan terakhir, Inggris telah memenangkan 2, seri 2, dan kalah 1.
Sebagai catatan, kedua tim belum bertemu sejak 2014, ketika Wayne Rooney mencetak satu-satunya gol dari titik penalti untuk memberi Inggris kemenangan 1-0 dalam pertandingan persahabatan.

Dengan kehadiran generasi pemain berbakat saat ini, para ahli memprediksi Norwegia akan memberikan tantangan yang jauh lebih besar daripada pertemuan-pertemuan sebelumnya.

OM – nta