MEDAN | okemedan
Sempat unggul 2-0 atas Argentina hingga petengahan babak kedua, Mesir akhirnya tumbang oleh kesabaran Lioel Messi dan kawan-kawan.
Drama semakin memanas di menit-menit berikutnya. Pada menit ke-84, di tengah kemelut di area penalti Mesir, Messi melepaskan tendangan voli cepat kaki kiri yang berhasil menjebol gawang, menyamakan kedudukan menjadi 2-2 untuk Argentina.
Drama semakin memanas di menit-menit berikutnya. Pada menit ke-84, di tengah kemelut di area penalti Mesir, Messi melepaskan tendangan voli cepat kaki kiri yang berhasil menjebol gawang, menyamakan kedudukan menjadi 2-2 untuk Argentina.
Pada menit ke-90+2, Argentina menyelesaikan comeback yang sangat emosional. Salah dari Mesir kehilangan bola di area penalti lawan, dan Argentina melancarkan serangan balik. Lautaro Martinez mengirimkan umpan silang ke area penalti dari sayap kanan, dan Enzo Fernández melompat tinggi untuk menyundul bola melewati kiper Mostafa Shobeir.
Bagi Messi sendiri, gol tersebut memberinya gol kedelapan di Piala Dunia 2026, untuk sementara menempatkannya di puncak daftar “Sepatu Emas” turnamen dan menyamai rekor delapan gol dalam satu Piala Dunia yang dicetak oleh pendahulunya, Guillermo Stabile (1930). Lebih jauh lagi, Messi juga mencetak rekor baru, menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencetak gol dalam enam pertandingan babak gugur berturut-turut.
Argentina ke 8 besar Piala Dunia 2026, Mesir tersingkir.
Susunan Pemain
Argentina: Kiper Emiliano Martinez; Nahuel Molina (Gonzalo Montiel 73′), Cristian Romero (Nicolas Otamendi 90+5′), Lisandro Martinez; Nicolas Tagliafico (Nico Gonzalez 66′); Rodrigo De Paul (Lautaro Martinez 66′), Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, Enzo Fernandez; Lionel Messi, Julian Alvarez (Facundo Medina 90+5′)
Mesir: Kiper Mostafa Shobeir; Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Karim Hafez; Emam Ashour (Hamdhy Fathy 45′), Marwan Attia, Mohanad Lasheen (Zizo 90+6′), Haissem Hassan (Trezeguet 73′); Mohamed Salah, Mostafa Zico (Omar Marmoush 80′)








