PMPHISU Berharap Wali Kota Medan dan Gubsu Harus Tetap Jaga Keharmonisan

MEDAN | okemedan

Koordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs Gandi Parapat berharap
Wali Kota Medan Rico Waas harus tetap harmonis dengan Gubsu Bobby Nasution.

Gandi menyebut jika Bobby Nasution merupakan orang nomor 3 berpengaruh di Indonesia.

Harapan tersebut dikemukakan Gandi Parapat, Rabu (20/05/2026) di Medan terkait hubungan Wali Kota Medan dan Gubsu saat ini termasuk dalam penebangan pohon di Kota Medan untuk kepentingan kawasan Medan, Binjai dan Deli Serdang (Mebidang).

Menurut Gandi, penggundulan pohon demi menjalankan program pembangunan yang bekerjasama dengan luar negeri, dengan biaya trilyunan rupiah ditambah dengan hasil penjualan ribuan pohon yang ditebang. Padahal ribuan pohon itu, katanya merupakan kebanggaan masyarakat Kota Medan yang menghasilkan CO2 untuk pernapasan.

“Kerjasama Gubsu dengan Wali Kota Medan dalam proyek penebangan, tidak ada masalah dan kelihatan harmonis menimbulkan pertanyaan bagi PMPHI Sumut,” tutur Gandi.

Dalam beberapa pemberitaan lanjut Gandi, Wali Kota Medan seperti tidak menghormati Gubsu Bobby Nasution yang merupakan menantu Jokowi yang sangat berpengaruh dan dihormati Presiden Prabowo dan iparnya Wapres Gibran.

“Kami juga menilai Wali Kota Medan Rico Waas tidak etis seperti tidak mautau bahwa Bobby Nasution itu sangat berwibawa atau berpengaruh. Kami menilai Bobby Nasution itu orangvnomor 3 di Indonesia, pertama Jokowi, nomor 2 Gibran, nomor 3 Bobby Nasution,” ujarnya.

“Bagaimana dengan Presiden Prabowo ?. Wah maaf, kami sangat menghormati Prabowo Presiden, namun kami menilai Presiden Prabowo itu hanya penggembira meneken surat dan jalan-jalan ke luar negeri,” pungkasnya.

Gandi Parapat pun berharap kepada Wali Kota Medan agar selalu berkordinasi dengan Gubsu, kalaupun ada proyek-proyek Bobby ketika Wali Kota yang diduga bermasalah, sebaiknya dibicarakan sebagai Wali Kota dan Gubsu, tidak perlu menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat Sumut karena akan merugikan.

“Kiranya keharmonisan dalam proyek penebangan atau ‘penggundulan’ pohon dibKota Medan membuat keharmonisan selamanya”, tutup Gandi Parapat.

OM-asril