Donald Trump Selamat dari Aksi Penembakan Saat Acara Resepsi

WASHINGTON,DC | okemedan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan istri selamat dari aksi penembakan saat menghadiri acara resepsi tahunan Asosiasi Koresponden Gedung Putih di Hotel Washington Hilton, Sabtu waktu AS atau Minggu 26 April 2026 WIB.

Seorang pria yang membawa senapan berburu berusaha menerobos keamanan untuk mencapai hotel Washington Hilton, tempat sebuah acara besar sedang berlangsung dengan ribuan tamu yang hadir.

Informasi dari FBI dan Dinas Rahasia AS mengkonfirmasi bahwa penyerang melepaskan tembakan ke arah seorang agen di pos pemeriksaan keamanan utama di pintu masuk acara. Untungnya, peluru mengenai perlengkapan pelindung, sehingga agen tersebut tidak mengalami cedera yang mengancam jiwa dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan.

Di dalam aula, tempat sekitar 2.600 orang hadir, suasana damai dengan cepat berubah menjadi kepanikan oleh serangkaian tembakan. Mereka yang hadir mulai berteriak “Tiarap Tiarap!” dan berebut mencari perlindungan, sementara para staf berlari panik menuju aula depan.

Pada saat bahaya itu, agen Secret Service bereaksi dengan tegas, mendorong beberapa anggota kabinet ke lantai demi keselamatan, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr., dan Menteri Dalam Negeri Doug Burgum.

Pada saat yang sama, personel keamanan dengan perlengkapan tempur menyerbu panggung untuk mengawal Presiden dan Ibu Trump menjauh dari area podium. Setelah Presiden AS dibawa ke area yang aman, para anggota kabinet dievakuasi dari tempat acara di bawah perlindungan pasukan keamanan.

Sekitar satu jam setelah evakuasi, Presiden Trump memposting pesan di platform media sosial Truth Social untuk meyakinkan publik. Ia menyatakan: “Secret Service dan penegak hukum telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, bertindak cepat dan berani. Pelaku penembakan telah ditangkap.”

Kemudian ia melanjutkan dengan menegaskan: “Ibu Negara, bersama dengan Wakil Presiden dan seluruh anggota Kabinet, dalam kondisi sempurna.”

Tersangka telah diidentifikasi sebagai Cole Thomas Allen, demikian dikonfirmasi oleh seorang jaksa federal.

Allen, 31 tahun, berasal dari Torrance, California, demikian disampaikan seorang pejabat federal yang mengetahui kasus ini kepada NBC News.

Pihak berwenang dan sumber penegak hukum sebelumnya mengatakan bahwa tersangka adalah seorang pria berusia 30-an asal California yang tidak memiliki catatan kriminal dan tidak dikenal oleh kepolisian di Washington, D.C.

Torrance adalah kota dengan populasi lebih dari 147.000 jiwa yang terletak di pesisir barat daya Kabupaten Los Angeles dan sekitar 20 mil di selatan pusat kota Los Angeles.

Presiden Trump percaya bahwa serangan itu tidak terkait dengan konflik yang sedang berlangsung antara AS dan Israel dengan Iran.

Direktur FBI Kash Patel mengkonfirmasi bahwa agen-agen sedang mengambil keterangan saksi, sementara Pelaksana Tugas Jaksa Agung Todd Blanche memperkirakan dakwaan resmi akan segera diajukan.

Acara pada 25 April itu menandai pertama kalinya Trump menghadiri makan malam ini sebagai presiden yang sedang menjabat, dan juga ketiga kalinya ia menjadi target upaya pembunuhan serius. Akibat kejadian itu, acara dibatalkan dan Presiden Trump menyatakan harapan bahwa acara tersebut dapat dijadwal ulang dalam 30 hari ke depan.

Insiden ini menambah catatan panjang ancaman keamanan terhadap Trump dalam beberapa tahun terakhir yang menjadi perhatian publik luas. Sebelumnya, ia pernah menjadi sasaran percobaan pembunuhan saat kampanye pada 2024 dengan insiden yang cukup serius.

OM – nta