DAIRI | okemedan
Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melakukan survei lokasi lahan rencana pembangunan Sekolah Rakyat, Rabu (4/2/2026). Survei dilakukan di kawasan Balai Latihan Kerja (BLK) Sitinjo, Kabupaten Dairi.
Kegiatan survei ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya peningkatan akses pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Survei bersama tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi Surung Charles Bantjin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Agel Siregar, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Anggara Sinurat, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dairi, Tumpal Daud Pasaribu, mengatakan bahwa saat ini Pemkab Dairi telah memasuki tahap penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai syarat utama dimulainya proyek tersebut.
“Pemkab Dairi saat ini fokus melengkapi seluruh dokumen perencanaan. Setelah dokumen dinyatakan lengkap, diharapkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera dimulai pada tahun 2026 ini,” ujar Tumpal.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil survei lapangan, pihak Kementerian Pekerjaan Umum menilai lokasi BLK Sitinjo sangat layak untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
“Setelah dilakukan survei, pihak Kementerian menyampaikan bahwa lokasi sangat layak dan sebagian besar dokumen sudah terpenuhi. Jika tidak ada hambatan, pembangunan direncanakan dimulai pada Agustus 2026. Seluruh pendanaan pembangunan berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum,” jelasnya.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menjadi sarana pendidikan alternatif yang berkualitas bagi masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Dairi.
OM – edy








