SHENZEN l okemedan
Berinvestasi emas melalui aplikasi beresiko kehilangan dana secara tiba-tiba.
Di Shenzen, salah satu pusat bisnis yang sibuk di China, sebuah platform perdagangan emas daring tiba-tiba mengalami gangguan, sehingga puluhan ribu investor individu berisiko kehilangan hingga 1,4 miliar dolar AS
Menurut perkiraan awal, lebih dari 10 miliar yuan, setara dengan sekitar 1,4 miliar dolar AS, berisiko tidak dapat dipulihkan.
Di tengah kenaikan tajam harga emas global di samping menjelang Tahun Baru China, banyak investor individu telah menginvestasikan uang mereka ke JWR dengan harapan dapat segera merealisasikan keuntungan.
Saat harga emas melonjak, gelombang penarikan besar-besaran menjerumuskan platform tersebut ke dalam krisis likuiditas dan membuatnya tidak mampu memenuhi kewajiban pembayarannya.
Akhir pekan lalu, ratusan investor berkumpul di depan kantor pusat JWR di Shenzhen, memaksa polisi untuk turun tangan guna menjaga ketertiban.
Pihak berwenang setempat telah membentuk gugus tugas khusus untuk melakukan penyelidikan, sementara akun media sosial JWR telah dihapus.
Para ahli memperingatkan bahwa banyak platform perdagangan emas online tidak berlisensi, kekurangan cadangan modal yang memadai, dan memiliki mekanisme perlindungan investor yang tidak memadai.
Kasus JWR menggambarkan bagaimana demam emas di era digital dapat dengan cepat mengubah tempat yang aman menjadi risiko keuangan yang sangat besar.
OM – nta








