oleh: Diurnanta
Dah sering main filemnya, Kak`e. Ada 3 Ta yang bikin hancur minimal merusak laki-laki di atas bumi ini. Ta pertama Harta, Ta kedua Tahta, Ta ketiga Wanita.
Dari ketiganya, satupun gak ada bagusnya. Tapi kalau ditanya mana yang dampaknya paling luas, berbahaya dan bikin malunya luar biasa, ya yang ketiga. Masalah wanita. Sebab, dah sering kejadian karena wanita maka harta dan tahta bisa lenyap macam galon isi ulang bolak balik pada minum.
Cak lah kita kaji, Kak`e, umpama awak gilak harta, belum tentu anak binik cilaka. Jarang kedengaran lakiknya korupsi terus istrinya minta cerai dan bundir – singkatan dari bunuh diri. Acemana mau minta cerai, apalagi bunuh diri, pulak dah keenakan makan harta haramnya. Deposito masih tersimpan rapi. Gitu juga kehilangan tahta, hal biasa. Paling dicopot dari jabatan, habis itu gak lama dikasi lagi jabatan baru, namanya pun negeri walak. Ise mangator nagaraon?
Apalagi suami naik jadi pejabat di meja basah, pasti tambah sayanglah istrinya. Jelas pulak Rembang Pati (Rupiah). Yang tadinya dari kampung kulitnya kusam begitu suami naik jabatan atau naik pangkat berangsur-angsur glowing. Yang tadinya hidung mancung ke dalam, gitu suami dah jadi kadis pinomat kabid hidungpun mancung ke depan. Belum lagi cerita lemak di badan. Naik kapal terbang ke Bangkok cuma 2 jam dan tiket lebih kurang 2 juta, udah tinggal milih mau disedot dimana. Head to toe, dari ujung rambut sampai ke ujung kaki bisa distel di Thailand. Pulang-pulang tetangga pun tekejut-kejut si kakak gitu jumpa pulak dah putih bening macam artis, kerut takda, nampak balek muda. Walau kadang habis operasi tetengok awak malah jadi macam Ladyboy – banci Thailand.
Gitu juga anaknya, pun masih sama bapaknya walau bapaknya di penjara. gegara korup Soalnya nunggu deposito tiap bulan dah berepong. Belum lagi nanti kalok udah habis masa tahanan. Tiap tahun bisa kenak remisi. Lebaran remisi 10 bulan, 17 agustus remisi 8 bulan, tahun baru remisi lagi 10 bulan. Lama lama yang tadinya hukuman 10 tahun bekurang jadi 5 tahun, bekurang lagi jadi 2 tahun, dah, terakhir bebas bersyarat, syaratnya konon adong hepeng.
Terus, si bapak pun kalok keluar penjara masih punya modal mau buka cabang alias kawin batambuah alias kawin lagee. Keciklah perkara mahar, bila perlu nipu. Macam kakek kakek di pulau Jawa itu, dipiulnya anak perempuan dengan mahar check 3 Miliar, lamaranpun diterima, pesta besar, resmi kawin di depan tuan kadi, dah tu bulan madu , haaa…dah beberapa bulan baru ketauan rupanya cek nya palsu. Tapi si kakek gatal kan dah menang banyak, dapat anak gadis yang masih membara.
Tapi cobak lelaki dapat persoalan gegara wanita, haaa…. semua bisa hancur, kak`e. Udah banyak contoh. Karir hancur, rumah tangga lebur. Kek sekarang kejadiannya. Dah lah gak gubernur lagi, dah lah kalah pilkada, gak diangkat jadi Menteri eee..sekarang digugat cerai sama istrinya. Tesangkut puilak lagi dengan dugaan korupsi.
Itu hari pikir awak abis heboh sama mantan model majalah dewasa yang membot alias BWWW, selesailah eee…gak taunya diduga pulak ada skandal sama selebriti AK. Belum habis dirujak netizen dengan temuan foto foto saat jali jali di luar negeri, eee…tetau ada lagi selebiriti lain yang diduga juga icip icip kawan tu.
Banyak orang gak nyangka liat penampilan laki-laki kek sayang dan cinta kali sama binik eee…ternyata sukak main cewek. Istri canti kek bidadari pun gak jaminan misua nehi selingkuh. Kalok dari lajang biasa makan nasi campur di luaran ..hmm beraaatt. Suaminya mau main akrobat di ranjang, biniknya gak pande, full fantasi. Yang tipis iman walhasil carik pemain pengganti jadinya. Betahun kawin pun balek lagi ke stelan awal kalok udah penyakit bawaan, pantang nampak bening, lampu tembak menyala, jumbo pulak, haaa…pantang silap, Kak`e, “kaki tengah” meronta-ronta.
Sekarang kita yang di luar ibarat nunggu film Jurrasic Park atau Harry Potter serial berikutnya. Kira-kira sensasi apalagi yang akan muncul. Yang jelas gegara wanita, tahta dan harta bisa lenyap dalam waktu sekejap.
Tapi gegara harta dan tahta, belum tentu wanita nya lari. Istri setia sanggup mendampingi suami sampai maniknak alias mati, meski hidup apa adanya dan mulut suami dah merot badan mati sebelah kenak stroke. Yang begini ini udah sering main filemnya.
Biasanya istri pertama yang kek gitu. Tapi ini gak patok mati, lho Kadang istri kedua malah setia. Gak ikut ikutan tagline di baju kaos: No Money No Honey. Bisa aja istri pertama malah betingkah, kawin lari sama anak lajang, macam kejadian tukang bakso langganan awak,- biniknya lari kawin sama anak muda pelayan yang selama ini bantu lakiknya jualan. Mungkin gara gara spek “kaki tengah” jugak. Bukan kaki kiri bukan kaki kanan. Suaminya dah macam mobil diesel tua pulak, mesin lama kali panas, pas nanjak walah kepayahan, Kak`e. **








