Manfaat Kulit Pisang Untuk Kesehatan dan Kecantikan

MEDAN | okemedan

Kulit pisang (sampah dapur) yang sebenarnya bermanfaat untuk kesehatan dan membuat glowing, banyak orang cenderung untuk membuang kulit pisang ke tempat sampah setelah mengonsumsi buahnya. Sebetulnya, bagian yang sering dipandang remeh ini memiliki banyak keuntungan, terutama dalam hal kesehatan dan kecantikan.

Kulit juga memiliki manfaat salah satunya iu antioksidan yang keunggulannya kaya akan antioksidan seperti polifenol, flavonoid, antosianin, dan karotenoid. Kadar senyawa ini bahkan meningkat seiring dengan proses pematangan kulit. Manfaatnya Polifenol memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang berpotensi menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker. Karotenoid seperti lutein, alfa-karoten, dan beta-karoten juga membantu menjaga kesehatan mata dan kulit.

Di beberapa wilayah, ada sebagian penduduk yang mulai berkreasi, memanfaatkan kulit pisang untuk keperluan berbeda. Kulit pisang diolah menjadi bahan makanan tambahan serta untuk perawatan diri di rumah. Ini karena mereka tahu ada banyak manfaat dari kandungan serat, vitamin, dan zat antioksidan di dalamnya.

Dari sudut pandang kesehatan, kulit pisang bisa diolah menjadi minuman teh, direbus, atau dikeringkan untuk dicampurkan ke dalam tepung. Serat yang terkandung dalam kulit pisang sangat bagus untuk memperlancar proses pencernaan serta menjaga kesehatan usus. Tak hanya itu, vitamin dan mineral seperti vitamin B, vitamin C, kalium, dan magnesium, juga dianggap penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, menjaga fungsi otot, serta kinerja saraf.

Tidak hanya itu, kulit pisang mulai diperhatikan sebagai bahan untuk perawatan kecantikan yang alami. Bagian dalam kulit pisang yang berwarna putih kekuningan sering dipakai dengan cara digosokkan dengan lembut pada wajah atau area kulit tertentu.

Beberapa orang mengaplikasikannya sebagai masker sederhana untuk membantu menjaga kelembapan kulit, meredakan kemerahan, dan perlahan meratakan noda hitam akibat jerawat. Penggunaan secara teratur diyakini dapat membuat kulit terasa lebih halus dan terlihat lebih cerah, meski hasilnya tentu tidak secepat produk kecantikan yang diproduksi secara massal.

Ada juga yang menggunakan kulit pisang untuk meredakan gatal akibat gigitan serangga. Kulit bagian dalam diletakkan sejenak di area yang terasa gatal, sebagai langkah awal sebelum menggunakan obat yang lebih khusus. Metode ini memang masih bersifat tradisional, tetapi tetap dipakai karena dianggap praktis dan mudah dilaksanakan di rumah.

OM – red / Fitria Nur Ahmad