UISU Siap Bersinergi Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Energi bersama MUI dan Pemerintah

MEDAN | okemedan

Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menyatakan komitmennya untuk bersinergi secara aktif dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan dan energi nasional, serta memperkuat perekonomian umat.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU, Ir. Indra Gunawan, MP, saat menghadiri Sidang Tahunan Ekonomi Umat 2025 yang digelar Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI, pada 8–10 Agustus 2025 di Jakarta. Sidang tahun ini mengangkat tema besar: “Kedaulatan Pangan dan Energi untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat.”

“UISU siap bergandengan tangan dengan MUI, kementerian terkait, dan stakeholder lainnya untuk mendorong resolusi jihad ekonomi umat. Kami memiliki SDM dari berbagai disiplin ilmu, ditopang 22 guru besar—terbanyak di LLDIKTI Wilayah I Sumut,” ujar Indra Gunawan kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).

Lebih lanjut, Indra menyebut bahwa UISU saat ini sedang menjajaki kerja sama strategis dengan tiga kementerian, yaitu: Kementerian Desa PDT, Kementerian Pertanian, dan Kemendikbudristek Saintek, guna memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan berkelanjutan.

Sidang tahunan MUI ini dihadiri berbagai tokoh nasional, termasuk Wakil Ketua Umum MUI Buya Dr. H. Anwar Abbas, Sekjen MUI Dr. Amirsyah Tambunan, serta perwakilan kementerian strategis seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Badan Pangan Nasional, dan Kementerian Desa PDT.

Dalam sambutannya, Dr. Anwar Abbas menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antar-lembaga untuk mempercepat realisasi ketahanan pangan dan energi yang berkeadilan.

Sementara itu, Ketua MUI Bidang Ekonomi, Lukmanul Hakim, menyoroti bahwa sidang ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam agendastrategis mencapai kedaulatan pangan dan pengembangan energi alternatif seperti energi nuklir dan energi baru terbarukan (EBT).

Sekjen MUI Dr. Amirsyah Tambunan menambahkan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) adalah kunci dalam memperkuat fondasi ekonomi umat. Baik dari sisi soft skills maupun hard skills, pengembangan SDM akan menentukan suksesnya pembangunan nasional berbasis kemandirian dan pemberdayaan umat.

“Umat yang kuat secara ekonomi akan mampu menyelesaikan lebih dari separuh persoalan bangsa. Ini bukan hanya sidang tahunan, tapi juga gerakan memperkuat pilar ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Komitmen UISU menjadi bagian dari solusi nasional semakin nyata dengan aktif terlibat dalam forum-forum strategis seperti ini. Dengan kapabilitas akademik yang mumpuni dan jejaring nasional yang kuat, UISU siap menjadi motor penggerak dalam realisasi jihad ekonomi umat, menuju Indonesia yang mandiri secara pangan, energi, dan ekonomi.

OM – dedi