MEDAN | okemedan
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, secara resmi meresmikan Vihara Vimalakirti Medan di Jalan Madong Lubis No. 127, Sabtu (9/8/2025). Dalam sambutannya, Bobby berharap vihara ini dapat menjadi tempat penyejuk spiritual dan pusat kebajikan bagi umat Buddha serta masyarakat sekitar.
“Ajaran agama selalu menanamkan cinta kasih, bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada seluruh ciptaan Tuhan. Saya berharap Vihara Vimalakirti ini menjadi rumah damai, tempat yang memperkuat nilai-nilai kebaikan dan kerukunan,” ujar Bobby Nasution.
Vihara yang telah berdiri sejak puluhan tahun silam ini dibangun kembali setelah mengalami kerusakan parah. Jumlah umat yang terus bertambah, dari 200 menjadi 1.500 orang, membuat vihara lama tak lagi mampu menampung seluruh kegiatan ibadah dan pembinaan umat.
Pandita Wen Pin, Ketua Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) Sentra Medan, mengungkapkan bahwa pembangunan vihara baru ini adalah hasil dari semangat gotong royong seluruh umat, mulai dari anak-anak hingga lansia.
“Kami dulu ibadah sambil tampung air hujan pakai ember. Tapi semangat umat tak pernah padam. Kini, vihara ini berdiri megah setelah tiga tahun perjuangan,” katanya haru.
Gubernur Bobby juga menekankan pentingnya **peran tempat ibadah dalam membentuk karakter bangsa, khususnya dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
“Untuk mewujudkan Indonesia Emas, kita butuh SDM unggul, bukan hanya pintar, tapi juga bermoral dan beriman. Vihara ini diharapkan menjadi tempat pembinaan spiritual umat Buddha menuju arah itu,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyinggung persoalan serius yang dihadapi Sumut, yakni angka penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia.
“Kami ingin rumah-rumah ibadah, termasuk vihara ini, ikut menjadi bagian dari solusi. Tempat mengadu, tempat rehabilitasi batin, tempat memutus mata rantai narkoba,” harap Bobby.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, turut hadir dan menyatakan bahwa pembangunan vihara ini adalah bukti kontribusi nyata umat Buddha terhadap program nasional.
“Vihara ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah permata spiritual yang membawa berkah bagi umat dan masyarakat sekitar. Mari jadikan peresmian ini sebagai momen menyalakan pelita Dharma dalam diri kita,” ujarnya penuh semangat.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, anggota DPRD, tokoh lintas agama, dan komunitas Buddhis se-Kota Medan. Momentum ini menjadi simbol harmoninya keragaman agama di Sumatera Utara.
OM – diur








