Syarif menjelaskan Jokowi tidak memiliki penyakit lain selain alergi. Namun dia mengakui alergi yang dialami Jokowi telah menimbulkan radang.
Meski demikian Syarif memastikan peradangan yang dialami Jokowi sudah mulai membaik.
“Sat ini proses pemulihannya mulai membaik, sangat membaik. (Peradangannya terutama di muka?) Iya,” tutur Syarif.
Disinggung mengenai spekulasi soal Jokowi terkena autoimun, Syarif menegaskan yang berhak menjelaskan adalah dokter.
“Nah, itu mungkin dokter nanti yang lebih detail menjelaskan (disebut kena autoimun),” jelas dia.
Perubahan cukup mencolok dari penampilan Jokowi diketahui publik pada Sabtu, 21 Juni lalu. Saat itu Jokowi keluar rumah untuk menyapa masyarakat yang datang ke kediaman untuk memberikan ucapan selamat ulang tahun. Wajahnya tampak bengkak, tidak seperti biasanya. Selain itu di bagian perut depan juga tampak ada yang menonjol yang oleh sebagian pihak diduga peralatan medis yang dipasangkan.
OM – nta







