Medan

Bobby Nasution Harapkan Stadion Teladan Dibangun Bertaraf Internasional Wujudkan Indonesia Emas 2045

MEDAN I okemedan. Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti melakukan groundbreaking dimulainya proyek rehabilitasi dan renovasi Stadion teladan, Selasa (6/2/2024).

Groundbreaking ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bobby Nasution dan Dirjen Cipta Karya didampingi unsur Forkopimda Kota Medan, dan Kadis Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Alexander Sinulingga yang dibarengi pengeboran tanah menggunakan alat berat.

Perbaikan Stadion Teladan ini merupakan kolaborasi antara Pemko Medan dengan Kementerian PUPR dengan total anggaran sebesar Rp 510 Miliar, dengan rinciaj APBN Rp 275 Miliar dan dari APBD Rp235 Miliar.

Dalam sambutannya Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan merupakan hasil perjalanan yang panjang, tentunya ini adalah hasil kolaborasi penggunaan APBN dari Kementerian PUPR dan penggunaan APBD dari Pemko Medan.

Dengan terwujudnya kolaborasi ini akan menjadi salah satu pembelajaran bagi pemko Medan ternyata bisa suatu pekerjaan dikolaborasikan dengan penggunaan APBN dan APBD untuk pekerjaan dalam satu kawasan.

Atas pembangunan fisik stadion Teladan, Bobby Nasution mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, Menteri PUPR dan Dirjen Kementerian PUPR yang sudah mau mendengarkan keluhan dan jeritan seluruh masyarakat kota Medan baik itu pecinta sepakbola maupun Atlet olahraga sepakbola.

Seperti diketahui Stadion Teladan ini menjadi kebanggaan bagi warga Kota Medan. Sebab stadion ini pernah melahirkan pemain Timnas dari klub PSMS.

“Setelah selesai dibangun nanti stadion Teladan yang bertaraf FIFA dan bertaraf Internasional ini bukan hanya dapat menghadirkan pemain sepak bola kelas dunia, tapi yang saya inginkan stadion Teladan nantinya memiliki peran dalam mendukung dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Bobby Nasution.

Ditambahkan Bobby Nasution, jika nanti Indonesia Emas 2045 terwujud maka seluruh industri akan bergerak.

“Jika nanti Indonesia Emas terwujud orang Inggris bisa menonton pertandingan sepak bola di Stadion Teladan melalui televisi. Mudah-mudahan Stadion Teladan ini nantinya dapat menyumbang salah satunya sektor di sendi kehidupan untuk mencapai Indonesia Emas,” pungkasnya.

Selanjutnya Bobby Nasution menjelaskan, pekerjaan fisik sarana dan prasarana pendukung stadion meliputi rumput, kapasitas penonton dan jenis tempat duduk yang single seat. Karena kapasitas penonton ditambah maka lahan untuk atletik tidak digunakan lagi. Untuk renovasi diluar nantinya taman yang ada diluar stadion Teladan akan dijadikan satu menjadi komplek stadion.

Sebelumnya Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan proyek ini merupakan kolaborasi Kementerian PUPR dan Pemko Medan. Untuk Pekerjaan Fisik Sarana dan Prasarana Pendukung Stadion Teladan akan dilakukan Kementerian PUPR l, sedangkan Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan dilakukan Pemko Medan.

Menurut Diana, pekerjaan Stadion Teladan ini diperkirakan dapat selesai pada bulan Oktober 2024.

Diana juga berpesan agar perawatan stadion Teladan ini dapat dilakukan dengan baik, jangan sampai ada kesan kumuh.

Sementara itu Kadis Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Alexander Sinulingga menjelaskan Pekerjaan Fisik Sarana dan Prasarana Pendukung Stadion Teladan yang akan dilakukan oleh Kementerian PUPR meliputi bangunan utama Stadion.

“Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan Kota Medan yang dilakukan Pemko Medan melalui Dinas PKPCKTR yang meliputi sarana dan prasarana stadion serta Dinas SDABMBK meliputi pekerjaan drainase diluar Stadion sepanjang 5.000 meter,” jelasnya.

OM-zan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Verified by ExactMetrics