Politik

Harry Gusman, Caleg Partai UMMAT Dapil I Deli Serdang. Dari Panggung Musik ke Pentas Politik

DELISERDANG | okemedan. Like father like son, begitulah kata peribahasa. Hal ini berlaku pada Harry Gusman, S. Sos, calon legislatif (caleg) DPRD Deliserdang 2024 dari Partai UMMAT.

Orangtuanya, Almarhum Drs. H. Agusman St. Basa dikenal seorang politikus dan tokoh Golkar Sumut pada era 80-an-90-an.

Beliau pernah menjabat  Sekretaris Golkar Provinsi Sumatera Utara pada tahun 1989/1999, menjadi Anggota DPRD Propinsi Sumatera Utara tahun 1989/1999 hingga terakhir menjadi Anggota DPR RI tahun 1998/2004. Kini setelah tiada, Harry Gusman siap tampil meneruskan jejak langkah politik sang ayah. Hanya kini berbeda partai.

Terjun berpolitik dan menjadi caleg bagi pria kelahiran Lubuk Pakam 10 Januari 1970 ini bukan ujug-ujug. Harry Gusman adalah alumni Fakultas Ilmu Sosial Politik di Universitas Darma Agung (UDA) pada tahun 1994. “Saya merasa terpanggil dan ingin membuat suatu perubahan, khususnya di daerah di tempat Pemilihan saya yaitu Deli Serdang umumnya,” ungkap Harry Gusman di Lubuk Pakam pekan lalu.

Suami dari Poppy Irawan,  dan memiliki 3 (tiga) orang anak: Muhammad Harpy Gusman, Vierry Annisa Gusman dan Ahmad Dzaky Gusman memiliki latar belakang karir politik yang mumpuni.

Tahun 2000, Harry Gusman pernah bergabung di salah satu partai politik hingga tahun 2021. Di tahun 2023, ia kemudian memilih bergabung di Partai UMMAT yang dideklarasikan oleh Prof. H. Amin Rais.

“Saya ikut menjadi Caleg Dari Partai UMMAT untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I  Deli Serdang (Pantai Labu, Beringin, Lubuk Pakam, Pagar Merbau, Galang),” ujar pria berdarah Minang ini.

Di bidang organisasi, Harry Gusman pernah menjabat sebagai Sekretaris AMPI Kecamatan  Lubuk Pakam.

Dari musik ke politik   

Sebelum terjun menjadi caleg Partai UMMAT, Harry Gusman dikenal aktif di dunia musik. Ia adalah penyanyi grup musik rock Black Light.

Awal bermain musik semasa duduk di bangku SMA Negeri I Lubuk Pakam dan membentuk group band bernama “Pakam Power Band.”

Tahun 1988 Pakam Power Band pernah ikut “Festival Marathon Rock Band” yang diselenggarakan di Wisma Lubuk Pakam  hingga babak final.

“Setelah keluar dari group Pakam Power Band pada akhir tahun 1988 saya membentuk band lagi dengan nama “Black Light,” sebut Harry Gusman.

Berposisi sebagai vokalis utama di grup barunya, band Black Light sering mengikuti festival band dan pergelaran musik di Medan.

“Alhamdulillah Black Light sering mendapat juara. Salah satunya pernah juara Umum Festival Golkar Rock Band di Lapangan Merdeka Medan. Pernah mewakili Band Medan di ajang festival Siblonk, festival di Bandung dan Surabaya. Pernah bergabung di Kampusi Entertaint di bawah pimpinan Bang Herwin,” urai Harry Gusman.

Intensitas bermusik Harry Gusman bersama Black Light mulai berkurang setelah ia berumah tangga pada tahun 1996  dengan Poppy Irawan. Ia lalu banting setir menjadi pengusaha kontraktor.

“Saya menjadi kontraktor di PTPN II dari tahun 1996 sampai 1999. Sesudah itu menjadi kontraktor di Pemkab Deli Serdang hingga saat ini,” jelasnya.

Meski demikian, di beberapa kesempatan dunia musik tak sepenuhnya ditinggalkan. Tahun 2011 misalnya, bersama band Black Light reunian di ajang Rock Spektakuler di Lapangan Bnteng Medan, lalu mengisi acara pameran perangkat musik di Plasa Medan Fair.

Lantas, mengapa pilihannya sebagai caleg dari Partai UMMAT?

“Karena sesuai dengan visinya, Lawan Kezoliman dan Tegakkan Keadilan. Lagipula pendirinya adalah sosok  Bapak Reformasi yaitu Bapak Prof Amien Rais yang tidak perlu diragukan lagi rasa nasionalisme dan perjuangannya menegakkan keadilan dengan menumbangkan rezim Orde Baru tahun 1998,” tegas Harry Gusman.

Di daftar caleg Partai UMMAT Daerah Pemilihan (Dapil) I  Deli Serdang, Harry Gusman berada di nomor 3.

OM – diur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Verified by ExactMetrics