Politik

Sudari Dukung Langkah Pemko Medan Tambah Bantuan Produktif dari APBD

MEDAN I okemedan. Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sudari mendukung penuh langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan menambah anggaran untuk bantuan produktif dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan.

Dengan adanya penambahan anggaran tersebut diharapkan warga yang masuk dalam Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), tapi tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat bisa terakomodir.

“Kita mendukung penuh langkah yang ditempuh Pemko Medan tersebut, namun harus didata dengan baik, agar tidak ada warga yang mendapatkan bantuan double,”ucap Sudari, Selasa (16/1/2024).

Dikatakan Sudari, bantuan juga dapat diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari modal usaha hingga berupa alat usaha serta pembinaan.

“Saat ini di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution, bantuan-bantuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) meningkat secara signifikan. Kita sangat mendukung hal itu,” kata Sudari.

Diharapkan , bantuan seperti dari APBD dapat terus di tingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” sebutnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga meminta kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemko Medan beserta perangkat di kewilayahan untuk melakukan pendataan secara akurat terhadap warga penerima bantuan.

“Tak hanya untuk memastikan agar bantuan dapat tersalurkan secara merata, tetapi juga dapat memberikan data terbaru terkait warga yang layak mendapatkan bantuan,” katanya.

Selain itu, legislator asal daerah pemilihan (Dapil) II meliputi Kecamatan Medan Labuhan, Medan Marelan dan Medan Belawan itu juga mendorong adanya eliminasi terhadap warga yang sudah sejahtera agar tidak lagi mendapatkan bantuan. “Tujuannya, agar bantuan tersebut dapat dialihkan kepada warga lainnya yang membutuhkan,” ujarnya.

Disisi lain, Sudari, mendukung kebijakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang berencana akan merotasi masyarakat penerima bantuan sosial secara bergantian setiap tahunnya.

“Bila memang bisa dirotasi, kita mendukung. Tujuannya agar semua yang masuk DTKS bisa mendapatkan bantuan secara bergilir. Jadi, nanti tidak ada istilah ada warga yang masuk DTKS tapi tidak pernah dapat bantuan,” tandas Sudari.

Sebelumnya, Bobby Nasution, mengungkapkan jumlah DTKS di Kota Medan saat ini berjumlah lebih dari 200.000 orang dari total 2,5 juta jiwa jumlah total penduduk Kota Medan. Namun dari 200.000 orang itu, baru 65.000 orang yang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Tentunya bagi warga yang tidak mendapatkan bantuan, mereka pastinya bertanya-tanya, mengapa tidak dapat. Oleh karenanya kami berencana agar bantuan yang diberikan itu dilakukan secara bergilir (rotasi),” kata Bobby Nasution.

Bobby juga menuturkan bantuan secara bergilir ini telah dimulai di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan pada akhir tahun lalu dan berhasil. Untuk tahun ini, bantuan akan diberikan kepada warga yang belum mendapatkan bantuan.

OM-zan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Verified by ExactMetrics