OkeGlobal

Ini kata Capres Anies Baswedan Mengenang Sosok Almarhum Dr Ir. Rizal Ramli, MA

IJAKARTA | okemedan. Capres  Anies Baswedan mengenang sosok Almarhum Dr Rizal Ramli,  mantan Menteri koordinator bidang kemaritiman yang telah berpulang kerahmatullah sebagai seorang yang konsisten dalam sikap terutama terhadap hal-hal yang menyimpang dari pemerintah.

Menurut Anies Baswedan,yang mengenal Rizal Ramli saat zaman kuliah,  Rizal Ramli adalah sosok pribadi  yang konsisten memperjuangkan demokrasi, konsisten melawan korupsi, konsisten melawan feodalisme, konsisten melawan nepotisme dan tidak pernah kompromi .

“Bisa dibilang ,Pak Rizal Ramli ,adalah salah seorang putra gemilang Indonesia,” ucap Anies..

“Insya Allah beliau ditempatkan di tempat yang mulia disisi Allah dan seluruh kebaikannya menjadi amal jariyah Almarhum “ungkap Anies mengenang sosok Dr,Rizal Ramli,putra kelahiran Sumba tersebut..

Kabar terkini, jenazah almarhum Rizal Ramli akan dikebumikan  hari Kamis,(4/1) menanti kepulangan salah seorang anaknya dari Amerika yang sudah dalam pesawat terbang menuju Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Mantan Menteri Koordinator, Keuangan, dan Industru (Menko Ekuin) era Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur, Rizal Ramli meninggal dunia karena mengidap kanker pankreas stadium 4.Kondisi Rizal Ramli itu diungkap stafnya, Tri Wibowo Santoso.

Rizal meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Selasa, 2 Januari 2024.

Riwayat Pekerjaan:

Menteri Keuangan Indonesia pada Kabinet Persatuan Nasional (Juni-Juli 2001)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI (Agustus 2000-Juni 2001)
Menko Kemaritiman RI (Agustus 2015-Juli 2016)
Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog)

Rizal Ramli adalah mantan tokoh pergerakan mahasiswa, ahli ekonomi dan politisi Indonesia. Di tingkat internasional, Rizal pernah dipercaya sebagai anggota tim panel penasehat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama beberapa tokoh ekonom dari berbagai negara lainnya.

Rizal pernah menolak jabatan internasional sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Economic & Social Commission of Asia and Pacific (ESCAP) yang ditawarkan PBB pada November 2013 karena ingin fokus mengabdi pada negara dan bangsa Indonesia.

OM-Diurnawan, detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Verified by ExactMetrics