Medan

151 Titik Pasar Murah Dibuka, Bobby Nasution: Jangan Ada yang Naikkan Harga !

MEDAN I okemedan. Wali Kota Medan Bobby Nasution berpesan agar jangan ada lagi oknum yang menaikkan harga bahan pokok di 151 titik pasar murah yang tersebar di 21 kecamatan dan digelar selama sebulan.

“Mari sama-sama kita awasi agar pasar murah ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Kota Medan,” pesannya.

Sebab, kata Bobby saat membuka resmi pasar murah, Sabtu (18/3/2023), yang dipusatkan di Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Binaguna Jalan Alumunium Raya itu bertujuan mengendalikan inflasi daerah dan mendorong terciptanya stabilitas harga, serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Ada 84 persen lebih inflasi di Kota Medan mempengaruhi inflasi Sumut. Terkait itu, Bobby Nasution minta agar terus memperhatikan kenaikan harga bapok serta mengejar kerjasama dengan daerah penghasil komoditi.

“Bapak dan ibu camat saya minta agar pasar murah ini diinformasikan kepada masyarakat  dan kasih tahu juga lokasinya dimana. Jangan sampai pasar murah ini sia-sia karena kurangnya informasi kepada masyarakat,” katanya.

Ada 8 jenis bapok yang dijual di pasar murah gawean Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dinas Koperasi, UKM dan Perindag) Kota Medan yakni beras kualitas medium, gula pasir, telur, tepung, kacang kupas, mentega, minyak goreng dan sirup. Kedelapan jenis bapok ini dijual jauh lebih murah dari harga di pasar.

Beras IR-64 dijual Rp.10.000/kg, sedangkan di pasaran Rp.13.000. Gula pasir Rp. 11.200/kg (pasaran Rp. 14.000/kg), tepung terigu Rp.9.700/kg (pasaran Rp. 12.200/kg),  telur Rp.1.300/butir (pasaran Rp. 1.700/butir), kacang tanah  kupas Rp.31.800/kg (pasaran Rp. 33.400) serta blue band 200 gr Rp.10.400/sachet (pasaran Rp. 11.500/sachet).

Kemudian minyak goreng Sania 1 ltr Rp.16.500/ltr  (pasaran Rp. 20.000/ltr), minyak goreng Fortune 1 ltr 16.400/ltr (pasaran Rp. 19.000/ltr), sirup kurnia Rp 19.000/botol (pasaran Rp. 23.000/botol), sirup Pinang Marquisa Super Rp 24.667/botol (pasaran Rp.27.500/botol), sirup  Pohon Pinang Marquisa Fresh Juice Rp 19.833/botol (pasaran Rp. 25.000/botol).

Lalu, sirup Pohon Pinang Syukur Raspberry/Blueberry Rp.18.250/botol (pasaran Rp.21.500/botol), sirup  Sarang Tawon Special Quality Rp 24.667/botol (pasaran Rp. 27.000/botol), sirup Sarang Tawon Standar Quality Rp.18.333/botol (pasaran Rp. 25.000/botol), serta sirup Sarang Tawon Raspberry Lemonade Rp.18.667/botol (pasaran Rp. 22.000/botol).

Sementara itu, Kadis Koperasi, UKM dan Perindag Kota Medan Benny Iskandar Nasution dalam laporannya mengungkapkan, tujuan dilaksanakannya pasar murah ini untuk mengendalikan inflasi daerah dan mendorong terciptanya stabilitas harga, meningkatkan daya beli masyarakat kelompok ekonomi menengah ke bawah terhadap pemenuhan kebutuhan pokok dan menekan angka pengangguran dan tingkat kemiskinan.

“Pasar murah ini dilaksanakan 30 hari, dimulai pada hari ini. Pasar murah ini untuk membantu masyarakat Kota Medan, khususnya masyarakat ekonomi lemah atau pra sejahtera dalam pemenuhan kebutuhan pokok, terutama menyambut sekaligus menjalani bulan suci Ramadan,” jelas Benny Iskandar.

OM-zan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Verified by ExactMetrics