LABUHANBATU | okemedan – Inspektur Daerah (Irda) Pemkab Labuhanbatu Ahlan Teruna Ritonga, menyebutkan terdapat 10 indikasi dalam mewujudkan Good Governance tata kelola pemerintahan yang baik).
Maka, diperlukan keseriusan dan kerja keras hingga komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai dari pimpinan OPD beserta jajarannya dalam mencapai penilaian yang baik, pada indikator-indikator penyelenggaraan pemerintahan.
Demikian disampaikannya saat mewakili Bupati Labuhanbatu dalam apel gabungan pegawai Pemkab Labuhanbatu di halaman Gedung Diklat BKPP Labuhanbatu, Senin (12/12/2022).
Ahlan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dihadapkan dengan tantangan dan upaya kerja keras dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau Good Governance.
“Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik ditandai dengan beberapa indikator keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ucapnya.
Indikator itu yakni, opini laporan keuangan pemerintah daerah, SAKIP, reformasi birokrasi, LPPD, area pencegahan korupsi melalui program MCP, standarisasi pelayanan publik, maturitas SPIP, survei penilaian integritas, merit sistem, dan indikator penyelenggaraan pemerintah lainnya.
“Kita semua, seluruh ASN harus bekerja keras dan membangun sinergitas antara seluruh unsur pemerintahan yang ada di Labuhanbatu,” pintanya.
Hal itu bertujuan, agar ke depan capaian penilaian indikator-indikator penyelenggaraan pemerintahan meningkat dari capaian sebelumnya.
Dengan peningkatan capaian penilaian atas indikator-indikator tersebut, sambung Ahlan, mengindikasikan atau menunjukan bahwa tata kelola penyelenggaraan pemerintahan semakin membaik.
“Semoga kita diberikan kekuatan dalam upaya membangun dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu,” tutupnya.
OMD – joko








