BINJAI I okemedan. Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP mendukung sepenuhnya Tim Pakat Melayu yang bertekad memajukan peradaban masyarakat melayu di Sumatera Utara khususnya yang tinggal di Kabupaten/Kota wilayah pesisir pantai Timur.
Hal tersebut mengemuka saat diskusi dan menerima audiensi Tim pakat melayu yang dipimpin oleh Datuk Seri Prof. Dr. Ir. H. Djohar Arifin Husin, MS yang juga anggota DPR RI Komisi X di kantor Wali Kota Binjai, Senin (31/10/2022).
Menurut Wali Kota, kemajuan peradaban masyarakat melayu sangat penting untuk dikedepankan dan harus didukung oleh semua pihak, apalagi saat ini era transformasi kehidupan yang semakin cepat dengan berbasiskan pada iptek dan teknologi.
Untuk itu masyarakat Melayu jangan sampai tertinggal dan tergilas oleh perubahan kehidupan dizaman moderen saat ini.
Prinsip yang paling utama menurut Wali Kota adalah masyarakat Melayu harus berpegang teguh pada ajaran agama, menjunjung tinggi kebudayaan, adat dan istiadat untuk dilestarikan serta pertahankan sebagai jati diri masyarakat Melayu untuk beradaptasi dan mengikuti perkembangan zaman sehingga masyarakat Melayu tidak tertinggal, dan kemajuan peradaban tersebut dapat diwujudkan.
Sementara itu Datuk Seri Prof. Djohar Arifin selaku Ketua Pakat Melayu berharap kepada Wali Kota untuk dapat mempertahankan Binjai sebagai Kota Melayu dengan ciri khas menonjolkan ornamen melayu pada berbagai bangunan pemerintahan.
Kemudian Datuk Prof. Djohar juga menjelaskan rumusan hasil pakat melayu yang digelar pada hari Rabu tanggal 26 Oktober 2022 di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah dinas Gubernur Sumut yang dihadiri 47 ormas dan beberapa Sultan serta Kedatukan dan Kejeruan yang ada di pesisir pantai Timur Sumatera Utara.
Hasil rumusan tersebut mencakup semua aspek kehidupan untuk kearah yang lebih baik agar masyarakat melayu dapat tampil dan berkiprah serta membantu Bupati/Walikota yang ada di wilayah Melayu mulai Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangbedagai, Kota Tebingtinggi, Kabupaten Batubara, Kabupaten Asahan, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhannatutu Selatan.
Setelah selesai berdiskusi, Tim Pakat Melayu menyerahkan secara resmi dokumen rekomendasi hasil Silaturrahim Masyarakat Melayu Sumatera Utara kepada Walikota Binjai.
Adapun Tim Pakat Melayu yang turut mendampingi Datuk Seri Prof. Djohar adalah Datuk Prof. Dr. Khairil Ansari, M.Pd, Datuk Dr. Sakhyan Asmara, MSP, Datuk Dr. Ismail Efendy, M.Si dan Datuk Prof. Dr. Ir. H. Ilmi Abdullah, M.Sc.
Ketua pakat Melayu Datuk Seri Prof. Djohar menjelaskan ini merupakan kunjungan Tim Pakat Melayu ke dua setelah sebelumnya, Jumat 28 Oktober 2022 menemui Plt. Bupati Langkat.
Untuk itu sebagai pemersatu ormas Melayu Tim Pakat Melayu dibawah kepemimpinannya mengucapkan terimakasih atas penerimaan dan sambutan Walikota Kota Binjai.
Menurut Datuk Seri prof. Djohar ini merupakan bentuk kongkrit komitmen Walikota yang peduli terhadap Kebudayaan, Adat istiadat dan resam Melayu untuk kemajuan peradaban kehidupan masyarakat Melayu kedepannya.
Harapannya, Wali Kota Binjai dapat menerima rumusan Pakat Melayu menjadi masukan dalam pembangunan Kota Binjai yang dipimpinnya.
OM-as/rel







