MEDAN | okemedan. Bentrok warga dengan kelompok geng motor kembali pecah di Medan, Sabtu (27/8/2022) malam.
Peristiwa itu terjadi di dua lokasi ketika warga terlibat baku hantam dengan anggota geng motor yang belum diketahui dari kelompok mana berasal.
Keributan awalnya terjadi di kawasan Kompleks Tasbih II Ringroad Medan. Saat itu kelompok geng motor mendatangi warga dengan melakukan aksi provokasi.
Kuat dugaan, provokasi dilakukan sebagai aksi balasan geng motor ke warga, pasca kedua kubu terlibat saling serang, Jumat (26/8/2022) malam.
Di kompleks Tasbih II Ringroad, kelompok geng motor menyerang warga dengan melemparkan petasan. Warga yang geram dengan hal itu kemudian mengejar geng motor yang didominasi kaum remaja tersebut.
Puncak bentrokan pecah di Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal. Warga yang menyerang balik berhasil menangkap satu orang anggota geng motor.
Warga yang geram menghajar anggota geng motor yang ditangkap itu. Tubuhnya dihajar bertubi-tubi menggunakan kaki, tangan dan kayu balok. Meski tak berdaya dan terbaring di aspal, warga tetap meluapkan emosinya. Kepala anggota geng motor itu diinjak-injak.
Kelompok geng motor menghalau warga agar rekan mereka terbebas dari amukan, dengan melemparkan beberapa petasan. Beberapa anggota polisi yang turun ke lokasi tak berhasil menghalau keributan.
Beberapa saat kemudian, satu orang anggota kelompok geng motor dievakuasi ke rumah warga. Dia diletak di dalam pagar rumah, untuk mengindari emosi warga yang kian memuncak.
Kejadian itu membuat arus lalulintas lengang. Pengendara takut melintas saat aksi saling lempar terjadi. Warga mengaku sudah resah dengan aksi geng motor yang dalam satu pekan terkahir ini menggangu ketentraman masyarakat.
“Kadang nggak habis pikir, anak-anak seusia itu tapi nyalinya nekat-nekat. Kita sebagai warga nggak mungkin tinggal diam ketika diserang,” ujar Dedi, seorang warga Jalan Setia Budi.
Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Chandra Yudha Pranata belum berhasil dikonfirmasi terkait motif penyerangan yang dilakukan kelompok geng motor itu. Konfirmasi yang dilayangkan via telepon, Minggu (28/8/22) pagi, belum dia angkat. Begitu juga pesan WhatsApp yang dikirim ke nomornya belum dibalas.
Sebelumnya, sejumlah warga seputaran Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, melampiaskan amarahnya terhadap segerombolan geng motor yang melintas di kawasan itu, Jumat (26/8/22) malam.
Detik-detik warga mencegat dan menghajar beberapa anggota kelompok geng motor tersebut beredar luas di akun Instagram.
Menurut warga yang pernyataannya disertakan dalam caption video menyebutkan, mereka melampiaskan amarah karena beberapa waktu lalu ada rekan mereka yang menjadi korban kebrutalan geng motor tersebut.
“Mereka membacok salah seorang warga” tulisnya.
OM-dedi








