Telkomsel Resmikan Dua Site 4G LTE di Terangun, Gayo Lues

GAYOLUES | okemedan. Telkomsel memastikan ketersediaan layanan berkualitas serta pemerataan jaringan berteknologi terdepan yang prima guna mendukung pemanfaatan teknologi dalam setiap fase kehidupan masyarakat. Salah satu upaya yang kini telah diwujudkan yaitu dengan menghadirkan dua site 4G LTE di Desa Melelang dan Desa Persada Tongra, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues.

General Manager Consumer Sales Telkomsel Regional Sumbagut, Erwin T. Saragih mengatakan, bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77, pihaknya meresmikan dua site berteknologi 4G LTE dari Telkomsel di Desa Melelang dan Desa Persada Tongra, Kecamatan Terangun sebagai bagian dari usaha pemerataan jaringan broadband untuk kemerdekaan berkomunikasi masyarakat.

Erwin menambahkan, Telkomsel akan berusaha untuk selalu hadir menemani masyarakat dengan memaksimalkan upaya perluasan jangkauan jaringan broadband berteknologi terdepan seperti 4G LTE, sebagai solusi untuk menghubungkan berbagai daerah yang memiliki struktur geografis yang cukup menantang.

‘Kami berharap dengan hadirnya jaringan broadband berkualitas dari Telkomsel, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan taraf perekonomian serta akses informasi serta pendidikan untuk generasi muda Indonesia,” katanya.

Dua Site 4G LTE
Menerima penghargaan dari Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru, M.S.P, dan Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani, S.Pd.

Peresmian dua site Telkomsel juga turut diapresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Apresiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk penghargaan yang diserahkan langsung oleh Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru, M.S.P, dan Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani, S.Pd pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77 di Gayo Lues kepada Telkomsel.

“Kami menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. Kami akan terus berkomitmen dalam mengupayakan pemerataan akses broadband di seluruh Indonesia seiring dengan makin tingginya tingkat adopsi layanan berbasis digital yang tentunya membutuhkan akses dan kualitas layanan broaband yang prima serta menghadirkan kemudahan pemanfaatan akses telekomunikasi di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T),” kata Erwin.

OM-zan

Tinggalkan Balasan