OkePeristiwa

Sopir Taksi Online Rampok Penumpang Terancam 9 Tahun

MEDAN | okemedan. Sopir taksi online berinisial NLT (30), warga Medan, terbukti ingin menguasai harta benda wanita yang menjadi penumpangnya.

Karena itu, dia dijerat pasal 365 ayat 1 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (curas) ancaman hukuman 9 tahun penjara.

“Pelaku mengambil uang, handphone (HP) dan ATM milik korban,” terang Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chan, Jumat (26/11/2021).

Dijelaskannya, perampokan itu dialami korban Graciella Chandra (22), warga Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, setelah memesan taksi online dari kediamannya menuju Sun Plaza Medan.

Namun, ketika melintas di Jalan Samanhudi/Multatuli Medan, tersangka menghentikan mobil Toyota Rush silver yang dikemudikannya lalu mencekik korban serta mengikat tangan dan kakinya menggunakan kain serta kabel.

“Setelah korban tidak bergerak, dilempar tersangka ke bagasi belakang,” jelasnya.

Ketika itu, korban sempat berontak membuat tersangka menjambak rambut korban hingga terlepas dan berserakan di jok belakang. Tersangka kemudian menjarah harta benda korban, seperti uang, HP dan ATM.

“Tersangka juga meminta pin ATM korban,” sebut Irsan.

Selanjutnya, tersangka memacu mobilnya ke Jalan Pertahanan, Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak hingga akhirnya korban berhasil menjatuhkan dirinya dan melapor ke Polsek Patumbak.

Tersangka kemudian berhasil ditangkap polisi. Bersamanya disita Toyota Rush BK 1553 XX, jepitan rambut, kabel chager, kaos hitam, 2 unit HP dan beberapa helai rambut korban.

Sementara tersangka mengaku, baru pertama kali melakukan aksinya. Dia tergiur melihat HP milik korban, dan beraksi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Ini baru pertama kali, karena saya melihat HP korban,” sebut pria yang mengaku memiliki satu anak tersebut.

OM-dedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button