Menyehatkan Kota Medan Bukan Hanya dari Kesehatan, Tetapi Juga Ekonomi

MEDAN | okemedan. Masalah kesehatan, terutama penanganan pandemi Covid-19 menjadi perhatian serius Bobby Nasution, Wali Kota Medan. Dia mengajak masyarakat untuk menyehatkan Kota Medan, bukan hanya dari sisi kesehatan tubuh tetapi juga ekonomi.

“Kepada seluruh masyarakat Kota Medan, saya mengajak bersama-sama untuk menyehatkan Kota Medan, bukan hanya dari sisi kesehatan tubuh saja tetapi juga kesehatan ekonomi. Tentunya hal itu dapat diwujudkan dengan mengikuti vaksinasi massal. Sebab, vaksinasi massal ini dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan, sekaligus menciptakan percepatan kekebalan massal (herd immunity) sehingga warga dapat melakukan aktifitas kembali dengan normal. Dengan demikian pemulihan ekonomi dapat dilakukan secepatnya,” kata Bobby Nasution di Balai Kota Medan, Rabu (7/7/2021).

Berkat gencar melakukan vaksiansi massal dan penerapan dengan ketat pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tentu membuah hasil.

Menurutnya, saat ini Kota Medan berada dalam zona orange. “Fatality rate mencapai 3,4 %, sedangkan positif rate kita lumayan tinggi yakni 30 %. Alhamdulillah, tingkat penyembuhan terus membaik yakni 90,10 %. Untuk BOR Isolasi di Kota Medan mencapai 41,02%, sedangkan BOR ICU mencapai 37,29 % yang terisi. Saya berharap seluruh keluarga dan masyarakat di Kota Medan dapat berperan dalam mencegah dan menekan penyebaran dengan mengikuti aturan PPKM Pengetatan, sehingga kita dapat beraktifitas seperti biasa,” ujarnya. .

Langkah Bobby Nasution mengebut pelaksanaan vaksinasi mendapat dukungan dari Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Muhammad Shareza Hafiz.

Dikatakannya, program vaksinasi massal yang dilakukan Wali Kota sangat efektif untuk melindungi masyarakat tertular Covid-19.

Meski demikian, Shareza mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes) meski telah divaksin.

Menurut Shareza, langkah yang dilakukan Bobby Nasution sangat berkaitan erat dengan pemulihan ekonomi di Kota Medan.

Ketika masyarakat sudah divaksin, jelasnya, tentunya akan meningkatkan kekebalan tubuhnya sehingga dapat melakukan aktifitas, termasuk interaksi ekonomi.

Jika langkah ini terus dilakukan, Shareza pun optimis angka penyebaran Covid 19 di Kota Medan juga akan menurun. “Insya Allah semua orang yang akan divaksin kekebalan imun tubuhnya akan terus meningkat,” ungkap Shareza.

Selanjutnya Shareza berharap agar pelaku usaha, mulai UMKM hingga ke level yang lebih tinggi di Kota Medan dapat terus bergerak asal tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan sampai kegiatan ekonomi berhenti total karena adanya Covid 19. Ini yang dapat mematikan apalagi pelaku usaha yang sedang mau membangun usahanya,” ujarnya seraya berharap agar Wali Kota memberikan ruang bagi masyarakat Kota Medan untuk melakukan transaksi ekonomi sehingga pemulihan ekonomi di Kota Medan dapat tumbuh seperti dulu.

Apresiasi juga disampaikan Dosen Fakultas Ekonomi UMSU Lufriansyah SE M Ak. Menurutnya, Bobby Nasution menyiapkan konsep vaksinasi secara drive thru yang sangat membantu dan memudahkan masyarakat.

“Langkah Wali Kota patut diapresiasi. Mari kita ikuti program vaksinasi massal, semua ini demi kepentingan kita bersama,” ajak Lutfriansyah.

Lufriansyah menilai, vaksinasi ini ibarat menambah pagar dan gembok dari luar rumah meskipun begitu bukan berarti maling tidak dapat masuk, hanya saja peluangnya kecil. Artinya, dia mengajak semua untuk menjaga diri kita agar tidak terpapar Covid-19 dengan patuh dan disiplin melaksanakan prokes.

Sama seperti Shareza, Lufriansyah juga sepakat, massifnya pelaksanaan vaksinasi dilakukan sangat berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi yang berkaitan dengan peningkatan produksi dan jasa.

Dikatakannya, peningkatan itu bisa terjadi melalui transaksi ekonomi. Namun apabila peningkatan Covid-19 masih tidak terkendali, tentunya sulit terwujudnya pertumbuhan ekonomi karena pasti ada pembatasan-pembatasan operasi usaha.

“Sebaliknya jika program vaksinasi massal yang dilakukan Wali Kota ini diikuti seluruh warga Medan, tentunya berhasil mengendalikan Covid -19 sehingga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Medan,” jelasnya.

OM-zainul abdi nasution

Tinggalkan Balasan