Pemuda Muhammadiyah Madina: Pelaksanaan PSU Diharap Kedepankan Politik Santun

PANYABUNGAN I okemedan. Suhu Politik di Mandailing Natal semakin panas pasca putusan sidang MK pada 22 Maret 2021 yang memerintahkan KPU Madina untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang di 3 TPS, Sabtu (24/4/2021).

“Intensitas dan suhu politik di kalangan elit pun ikut naik, beragam komentar juga menghiasi perbincangan, baik di dunia nyata dan tak kalah hebat nya juga di dunia maya/Medsos,” ujar Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Madina, Ahmad Jumadi Spd kepada okemedan, Rabu (21/4/2021).

Jumadi melihat hal ini disebabkan karena sengitnya prolehan dan selisih suara antara Paslon yg berkompetisi, yakni no urut 1 SUKA dan no 2 DAHSYAT. Beragam cara dan jurus pun harus dimainkan untuk menarik dukungan dan simpati publik/ masyarakat di 3 TPS yang akan PSU.

“Tentunya tidak terlepas menarik pendukung dan pemilih Paslon no 3 Sofwat-Beir pada Pilkada 9 Desember 2020 yang lalu,” ujarnya.

“Ditengah situasi ini semua, kita berharap pelaksanaan PSU ini dapat berjalan dengan kondusif, aman, tertib dan lancar dan para elit mengedepankan Politik Santun dan menghindari Jurus Mabuk dalam memenangkan pertarungan ini, sehingga dapat memberikan edukasi, pendidikan Politik kepada masyarakat,” tambahnya.

Dia mengatakan sejatinya sebuah pertarungan pasti akan melahirkan pemenang. Maka itu siapa pun nanti yamg keluar sebagai pemenangnya harus diterima dengan lapang dada.

Sportifitas adalah sikap kesatria dari para petarung yang siap menerima hasil akhir, sebab Kemenangan itu adalah Kemenangan seluruh warga Mandailing Natal, bukan hanya Kemenangan masyarakat di 3 TPS yang menggelar PSU.

“Sekali lagi kita berharap, seluruh rangkaian tahapan PSU ni dapat berjalan tertib,dan lancar karena Bersama kita bersaudara,serta mengedepankan Politik yang santun sebagai wujud dari jargon Madina ‘Negeri Beradat, Taat Beribadat,” ungkapnya.

OMD – zamharir

 

Tinggalkan Balasan