SIBOLGA | okemedan. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sibolga saat ini fokus mempersiapkan sarana dan prasarana untuk menunjang pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang dilaksanakan pada 12 Juli 2021 mendatang. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan PTM tetap mengikuti Protokol Kesehatan.
“Sesuai dengan juknis yang kita terima dari Kemendikbud, dalam hal ini tentunya sudah banyak persiapan yang telah kita lakukan, kita sudah mengundang semua kepala sekolah menyampaikan program pemerintah yang sebentar lagi melakukan PTM,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Sibolga Masnot, di Ruang Kerjanya, Selasa (20/4/2021).
Masnot menjelaskan, pihaknya telah menerima juknis bahwa setiap sekolah menyiapkan peralatan Protokol Kesehatan seperti Masker, tempat mencuci tangan, sabun/hand sanitizer dan alat cek suhu tubuh.
“Nanti ada petugas yang akan memantau siswa, setelah itu siswa diwajibkan untuk mencuci tangan pakai sabun atau bisa juga menggunakan hand sanitizer, dan ada juga petugas yang akan mengukur suhu, apakah itu dari kepala sekolah, pendidik maupun siswa,” jelasnya.
Kemudian kata Masnot, tenaga pendidik di Kota Sibolga juga sudah melakukan vaksinasi.
“Alhamdulillah sudah dilaksanakan tingkat SD dan SMP,” katanya.
Selain itu, pihak sekolah juga sudah melakukan komunikasi dengan Komite sekolah dan orang tua, apakah orang tua siswa bersedia atau tidak untuk memberikan ijin bagi anak untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.
“Setiap orang tua kita beri surat dan juga ditanda tangani orang tua. Kita juga tidak boleh memaksakan kalau memang orang tuanya tidak setuju dengan pembelajaran tatap muka, dan pihak sekolah juga harus memfasilitasi pembelajaran bagi siswa yang tidak dapat mengikuti pembelajaran tatap muka dengan cara daring,” ungkap Masnot.
Lanjut Masnot, jika nanti didapati siswa maupun tenaga pendidik yang memiliki suhu tubuh yang tidak normal, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Puskesmas setempat untuk menangani apakah diperbolehkan mengikuti pembelajaran atau tidak.
OMD-dody







