Politik

Dedy Aksyari : Banjir dan Sampah Persoalan yang Terjadi di Kecamatan

MEDAN | okemedan. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dedy Aksyari Nasution menegaskan persoalan yang terjadi di seluruh kecamatan di Kota Medan hampir sama yakni banjir dan sampah.

yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Medan Tahun Anggaran (TA) 2020 Dedy Aksyari Nasution, mengatakan persoalan yang terjadi di seluruh kecamatan di Kota Medan hampir sama yakni banjir dan sampah.

“Namun jangan lupa masalah sosial juga tidak kalah penting dari persoalan banjir, sampah dan infrastruktur lainnya tersebut,”ujar anggota DPRD Medan yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Medan Tahun Anggaran (TA) 2020 kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Jumat (16/4/2021) .

Dia mengungkapkan setiap kali menggelar reses maupun sosialisasi peraturan daerah, masalah-masalah sosial selalu muncul dan dikeluhkan masyarakat.

Anggota dewan yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Medan Denai, Medan Area, Medan Kota dan Medan Amplas ini, masalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dimana masih banyak masyarakat Kota Medan yang belum memiliki BPJS Kesehatan Kelas III Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Dia berharap Program Keluarga Harapan (PKH), banyak masyarakat Kota Medan yang sesungguhnya layak menerima bantuan dari kementerian sosial tersebut, tapi tidak mendapatkanya.

Namun kata Dedy Aksyari, saat Pansus LKPj melakukan rapat dengan para camat beberapa waktu lalu, pihaknya banyak mendengar keluhannya dari camat terkait banjir, sampah dan persoalan infrastruktur lainnya.

Dimana lanjut Dedy, tidak ada satu camat pun yang memaparkan masalah sosial, padahal ini juga penting dalam rangka membantu masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing.

“Jadi camat juga harus peduli terhadap warganya. Data seluruh masyarakat agar masuk ke dalam Data Perpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan kami (DPRD-red) akan mendorong Dinas Sosial untuk mengsingkronkanya,” katanya.

OM-zan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button