OkeBiz

Bobby Nasution: Kita Harus Bisa Jadi Market UMKM

MEDAN | okemedan. Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan Pemko Medan harus menjadi market bagi produk UMKM.

“Bisa tidak Pemko Medan menjadi pasar bagi produk UMKM? Pelaku UMKM bukan hanya butuh modal maupun bimbingan, mereka memerlukan pasar, market! Kita harus bisa jadi market mereka (UMKM,red). Kalau kita saja sebagai pembina tidak membeli, bagaimana orang mau membeli produk UMKM yang kita bina?,” ungkap Wali Kota Medan saat perhelatan Pemasaran Produk Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digelar Dinas Koperasi dan UMKM di Ground Floor Manhattan Times Square, Rabu (7/4/2021) sore.

Menurutnya, bukan besar kecil nilai kontrak yang paling berharga bagi UMKM, tetapi prestise akan naik. Kontrak yang mereka dapat akan menaikkan nama dan nilai jual produk.

“Kita ingin pelaku usaha mikro naik menjadi kecil, yang kecil naik jadi menengah, dan yang menengah jadi besar. Ini yang harus kita capai,” ujarnya pada acara yang dihadiri Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman SE, Ketua Dekranasda Medan Kahiyang Ayu Muhammad Bobby Afif Nasution, pimpinan Forkopimda Medan, Pimpinan Cabang Koordinator Medan PT Bank Sumut Ali Akbar Putra dan Kepala Bagian Bisnis Penjamin Kantor Wilayah I Medan Jamkrindo Doni Nugroho, serta segenap pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan itu.

Wali Kota Medan melanjutkan, untuk mewujudkan itu tentu harus ada niat dan komitmen yang kuat terlebih dahulu dari diri pelaku UMKM. Begitu juga pemerintah akan mendukung UMKM, termasuk mempermudah perizinan.

Dalam perhelatan yang menerapkan protokol kesehatan itu, Wali Kota Medan juga memberikan penghargaan kepada tiga stand terbaik dalam Promosi Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi itu. Ketiganya adalah Stand Dekranasda (Juara I),  Stand Dinas Pertanian dan Kelautan (Juara II), dan Stand Koperasi Sinergi Maju Makmur (Juara III).

Wali Kota dan Ketua Dekranasda Medan juga melakukan peninjauan ke stand-stand yang mengikuti perhelatan tersebut. Dengan serius Wali Kota berbicara dengan para pelaku UMKM untuk mengetahui kendala dan peluang dalam hal produksi maupun pemasaran produk. Selain itu, keduanya juga membeli beberapa produk. Salah satu di antaranya adalah songket Sutra Liar yang merupakan produk UMKM dari Kelurahan Durian Medan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Dra Edliaty MAP menyebutkan kegiatan ini berlangsung 6 sampai 11 April mendatang dengan 50 stand yang diisi 86 pelaku UMKM.

OM-zan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button