MEDAN I okemedan. Rektor UISU Dr H Yanhar Jamaluddin MAP mengajak civitas untuk meningkatkan sense of Responsibility.
“Jika diamati keseluruhan aktivitas kita bangga karena kecintaan dan sense belongging terhadap UISU tinggi, tapi yang belum adalah sense of responsibility, semangat yang sama dalam mengemban tanggungjawab,”ucap Rektor pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan secara virtual dan tatap muka dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di Auditorium UISU Jalan SM Raja Medan, Sabtu (20/3/2021).
Pembina Yayasan UISU, Pengurus Yayasan UISU, Rektor UISU Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP bersama Wakil-wakil Rektor, Ketua Lembaga, Dekan, Ketua Prodi dan beberapa perwakilan mahasiswa hadir langsung dalam peringatan itu. Sedangkan civitas akademika UISU lainnya mengikuti kegiatan Israk Mikraj secara virtual yang ditayarkan secara langsung melalui akun youtube humas UISU.
Rektor mengajak kepada seluruh civitas akademika UISU untuk benar-benar mengikuti dan memahami serta mengimplementasikan apa yang menjadi materi ceramah dalam peringatan Isra Mikraj kali ini dalam menjalankan tugas dan tangungjawab kita sesuai peran masing-masing di UISU dan di tengah-tengah masyarakat.

“Mulai dari jajaran pimpinan Yayasan, Universitas, Lembaga, Fakultas Dosen, Pegawai dan mahasiswa pasti punya peran dan tugas masing-masing, maka disitulah adalah tanggungjawab,” ujarnya.
Mengutip ayat Al-Quran surat Al-anfal ayat 2 hingga 4 tentang ciri-ciri orang beriman, Rektor menyebutkan beberapa ciri orang beriman diantaranya adalah bertambah imannya ketika dibaca Ayat al-Quran, bertawakkal hanya kepada Allah dan gemar berinfaq di jalan Allah.
Hal itu, kata Rektor, sangat relevan dengan tema peringatan Isra Mikraj 1442 H kali ini yaitu Urgensi Isra Mikraj bagi peningkatan Keimanan.
Dia berharap moment peringatan Isra Mikraj kali ini menjadi moment bersama untuk melakukan evaluasi dan instrospeksi.
Dalam tausiyahnya, H. Abdul Latif Khan banyak memberikan motivasi dan semngat kepada seluruh civitas akademika UISU untuk sama-sama membangun dan memajukan UISU.
“Islam tidak mengajari kita untuk stagnan, Jika hari ini sama sama dengan kemarin itu artinya kita merugi, hari ini harus lebih baik dari kemarin. Itu teori Islam,” ucapnya.
Terkait peringatan Isra Mikraj, H Abdul Latif Khan mengungkap kehebatan dan rahasia sholat 5 waktu yang menjadi salah kewajiban orang-orang yang beriman.
Menurutnya, rahasia terbesar sholat adalah fasilitas dan ketidakberdayaan kita dihadapan Allah agar Allah memberikan segala kemudahan dalam kehidupan kita.
H. Abdul Latif Khan juga mengatakan bahwa peristiwa Isra Mikraj dan sholat merupakan pembuktian kekuatan bahwa sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.
OM-zan






