Hore… Harga Getah Karet di Madina Tembus Rp11.000/kg

PANYABUNGAN I okemedan. Petani karet alam di kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai tersenyum bahagia. Pasalnya, harga getah karet kering tingkat pengepul mencapai Rp11.000/kg.

 


“Hari harga getah paling bagus atau kadar air rendah di pasar lelang karet Mompang Jae Kecamatan Panyabungan Utara antara Rp.10.500 hingga Rp.11.000/Kg,” ungkap seorang petani karet Lakum kepada okemedan, Senin (22/3/2021).

Dia menjelaskan harga itu sudah berlangsung dalam 2 pekan terakhir. “Untuk harga rata rata getah dalam ember kadar air masih tinggi mencapai Rp.10.000 an/kg. Sedangkan yang getah kotak (kadar air rendah) sudah dikisaran Rp 11.000 an/kg,” ucapnya.

Dengan naiknya harga getah karet alam tersebut, kata Lakum, para petani sudah melakukan penyadapan karet kembali yang selama ini banyak dibiarkan tanpa disadap.

“Beberapa pekan terakhir kebun karet selama ini tidak terawat, kini mulai terlihat dibersihkan, sehingga lokasi kebun karet warga kembali ramai lagi dengan aktivitas sama seperti beberapa tahun lalu,” katanya.

Dia berharap naiknya harga karet tetap bertahan, diatas harga Rp 10.000/kg. “Saya yakin jika harga ini terus bertahan atau naik ke level Rp 15.000/kg, ekonomi masyarakat Mandailing Natal akan kembali bangkit kembali,” ujarnya mengaku hasil getah karet yang dijual saat ini 60 kg dengan harga Rp 10.500/kg, yang sebelumnya pernah menjual Rp 11.000 an/kg.

Mugiroh Lubis seorang pengepul getah karet membenarkan harga naik menjadi dikisaran Rp 11.000/kg, dari sebelumnya Rp 8.000 – Rp 9.000/kg. Padahal untuk kualitas getah dalam kondisi kurang bagus akibat cuaca.

 


“Harga ini sudah berlangsung 2 pekan terakhir, dari informasi kita terima katanya ekspor lagi meningkat,” ujarnya.

OMD – M1

 

Tinggalkan Balasan