Bupati: APBD Madina Tidak Cukup untuk Sejahterakan Rakyat

PANYABUNGAN | okemedan. Kalau tidak didukung investasi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dimiliki suatu daerah termasuk Kabupaten Madina tidak akan cukup untuk menyejahterakan masyarakat.

 


Hal itu dikatakan Bupati Mandailing Natal (Madina) Drs Dahlan Hasan Nasution ketika menerima silaturahmi dengan manajemen perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining di komplek masjid agung Nur ala Nur Panyabungan usai shalat, Jumat kemarin (19/3/2021).

Hadir manager External relation PT Sorikmas Mining, Ade Hendi bersama sejumlah staf perusahaan.

“Kalau kita hanya berharap dari APBD saja maka daerah kita ini tidak akan berkembang, alokasi anggaran daerah tidak cukup menyejahterakan masyarakat. Tentu kita berharap investasi yang masuk ke daerah solusi untuk membantu menyejahterakan masyarakat, dan investasi harus kita jaga,” katanya.

Dahlan Nasution menyebutkan, Kabupaten Madina memiliki potensi sumber daya alam yang kaya dibandingkan daerah lain yang ada di Sumatera Utara. Potensi tersebut perlu dikelola dengan baik sehingga menghasilkan kesejahteraan bagi rakyat.

Di sisi lain, daerah yang dikenal dengan slogan Negeri beradat taat beribadat ini pun memiliki kekayaan seni dan adat budaya.

“Daerah kita multi etnis yang memiliki ragam adat istiadat, misalnya Mandailing jae dan Mandailing Julu, pesisir, Jawa, Minang, dan Toba. Ini juga potensi yang dapat menghasilkan uang apabila ada sinergitas pemerintah dengan swasta dalam mengembangkannya. Sekarang kita sudah punya Bagas Godang. Ini sebagai wadah menampilkan adat budaya yang ada di daerah kita. Sudah saatnya kita bangkit dengan segala potensi yang dimiliki daerah kita ini,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Dahlan Nasution mendukung dimulainya usaha pertambangan PT Sorikmas Mining. Namun, tegasnya, harus dengan catatan harus dapat membawa berkah dan kesejahteraan bagi rakyat.

 


“Kita mendukung investasi di daerah kita, kita akan permudah semua perizinan asal sudah sesuai dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan. Begitu juga dengan perusahaan lain, seperti PT SMGP yang mengelola potensi panasbumi dan perusahaan perkebunan di pantai barat. Kita dukung selagi bisa membantu pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat kita. Kita harus berdayakan semua potensi SDA dan SDM daerah kita untuk kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

OMD-M1

Tinggalkan Balasan