SIBOLGA | okemedan. Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi Protokol Kesehatan.
“Covid-19 ini tidak tampak. Saya sudah pernah kena dan merasakannya. Syukur, saya masih diberikan kesehatan oleh-Nya,” ucap Jamaluddin saat dikonfirmasi wartawan di kantor Wali Kota Sibolga, Rabu (17/3/2021), menanggapi isu salah satu pasien warga Kota Sibolga yang meninggal diduga terpapar Covid-19.
“Kepada keluarga yang ditinggalkan tetap sabar, semoga arwah almarhum diterima Yang Maha Kuasa,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Sibolga, Firmansyah Hulu mengatakan, seorang pasien diduga positif Covid-19 di Kota Sibolga pada Selasa (16/3/2021) sore kemarin dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Ferdinand Lumban Tobing (FL Tobing) Sibolga.
Pasien itu berinisial CP, warga Kelurahan Aek Muara Pinang, namun di KTP nya tercatat tinggal di Kelurahan Aek Parombunan.
Awalnya pasien diantarkan tukang becak ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU FL Tobing Sibolga, Senin (15/3/2021) sekitar pukul 18.30 WIB. Keluhan pasien saat itu adalah penurunan kesadaran dan muntah.
Dari hasil pemeriksaan fisik, diketahui TD pasien 200/120mmHg. Kemudian dari hasil pemeriksaan Rapid Test Antigen SARS Cov2 diperoleh hasil positif.
“Pasien pun disarankan dirujuk, namun keluarga belum bersedia. Pasien lalu dirawat di ruang isolasi. Pada Selasa (16/3/2021), pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.00 WIB,” jelasnya.
Jenazah pasien lalu dimakamkan pada malam itu juga sesuai Protokol Covid-19 di Pemakaman Covid-19 yang sudah dipersiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga sebelumnya di Kelurahan Aek Parombunan.
OMD-dody







