Politik

DPRD Medan Kecewa Dinas Kebersihan dan Pertamanan Biarkan Pohon Ditebang

MEDAN I okemedan. Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Paul Mei Anton Simanjuntak meminta agar kinerja Kepala Dinas (Kadis) Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Muhammad Husni dievaluasi.

Pasalnya, banyak pohon di tepi jalan yang ditebang. Hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan.

Demikian ditegaskan Paul Mei di sela-sela rapat dengar pendapat (RDP) terkait penebangan pohon di tepi jalan di ruang badan anggaran (Banggar) DPRD Medan di lantai II Gedung Dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Selasa (2/3/2021).

Selain Paul Mei Anton Simanjuntak, RDP itu juga dihadiri sejumlah anggota Komisi IV DPRD Medan diantaranya Daniel Pinem, Saiful Ramadhan, Hendra DS, dan Antonius D Tumangguor. Hadir juga pihak Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, pihak Kecamatan Medan Timur dan Dinas Kebersihan dan Pertaman Kota Medan.

Paul Mei mengaku kecewa terhadap Kinerja Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang selaku membiarkan persoalan penebangan pohon ini.

“Untuk itu kita minta Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan,” kata Paul.

Terkait penebangan 6 batang pohon di Jalan Alumunium Raya Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur, Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini mempertanyakan status izinnya.

Begitu juga Anggota Komisi IV DPRD Medan Daniel Pinem mengatakan, penebangan pohon di Jalan Alumunium Raya Kelurahan Pulo Brayan Bengkel tersebut bisa dibawa ke ranah hukum, dengan melaporkannya ke pihak polisian.

“Harus ada efek jera terhadap pelaku penebangan pohon ini,
khususnya di Jalan Alumunium Raya Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Kecamatan Medan Timur,” ungkap Daniel.

Anggota Komisi IV DPRD Medan lainnya Saiful Ramadhani mengharapkan kedepan persoalan seperti ini tidak akan pernah terjadi

Dalam kesempatan itu Paul Mei mengusulkan agar Peraturan Daerah (Perda) retribusi penebangan pohon direvisi, karena dalam Perda tersebut retribusi penebangan pohon terlalu kecil.

“Kalau bisa Rp1,5 Juta sampai Rp2 juta sehingga ada pemasukan kepada Pemko Medan,” tegas Paul.

Adapun pohon yang ditebang yakni di Jalan STM Atas Simpang Jalan Suka Cita Kelurahan Suka Maju sebanyak 6 pohon.

Penebangan pohon di Jalan Letda Sujono Kelurahan Tembung Kecamatan Medan Tembung.

Penebangan pohon di Jalan S. Parman Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, dan sejumlah lokasi lainnya.

OM-zan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button