MEDAN | okemedan. “Mari kita sosialisasikan protokol kesehatan secara terus-menerus kepada masyarakat,” pesan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin peresmian Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Jumat (22/1/2021).
Sebab, katanya, biaya yang telah digunakan pemerintah untuk menangani Covid-19 sangat besar sekali.
Kapolda mengajak seluruh masyarakat di Sumut untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19.
Dia mengimbau, agar semua menjadi agen perubahan di tempat masing-masing.
“Semua harus menjadi agen perubahan, begitu juga mulai tingkat Polsek, Polres dan Polda. Begitu juga dengan teman-teman yang ada di instansi samping lainnya, tidak mungkin hanya TNI dan Polri, kita harus bersama-sama mengatasi dan menanggulangi persebaran Covid-19. Terlebih sekarang, ada ditemukan 8 varian persebarannya luar biasa cepat dan sudah ada di 5 kota besar yakni Jakarta, Depok, Bandung , Jogyakarta dan Surabaya,” ungkapnya.
Kapolda juga menekankan kepada seluruh jajaran untuk tetap melaksanakan operasi yustisi di tengah-tengah masyarakat.
“Harapan kita agar penerapan 4M yakni mengunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan serta menghindari kerumunan tetap berjalan baik dan dipatuhi secara disiplin,” tambahnya.
Sekarang ini, sebut Kapolda, sebanyak 215 negara di dunia terjangkit Covid-19 dan Indonesia berada di peringkat 21 dunia.
Peringkat tertinggi, lanjutnya, adalah Amerika Serikat dengan jumlah warga yang terpapar sebayak sebanyak 6,9 juta jiwa. Lalu, Brazil yang memiliki jumlah sebanyak 6,7 juta serta India sebanyak 6,5 juta jiwa.
Kata Kapolda, kehadiran laboratorium tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama dalam penanganan Covid-19 di Sumut.
Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi Pemko Medan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas diresmikannya laboratorium tersebut.
Kehadiran Laboratorium PCR Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan itu menambah unit pemeriksaan laboratorium PCR di Kota Medan.
“Sebelumnya laboratorium pemeriksaan PCR di Kota Medan ada 16 unit, kini bertambah menjadi 17 unit,” kata Edwin.
Dengan pertambahan Laboratorium PCR, jelas Edwin, tentunya sangat membantu dalam memenuhi target pemeriksaan sampel Covid-19, sehingga semakin mempercepat dan memperbanyak cakupan pemeriksaan sampel.
Dengan begitu, imbuhnya, semakin mempermudah penegaan diagnosa sekaligus mempercepat pelayanan.
“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas diresmikannya Laboratorium PCR ini. Semoga dengan bertambahnya Laboratorium PCR, Kota Medan yang kita cintai bersama ini akan semakin bertambah kesiapan dan kemampuannya dalam memeriksa sampel, guna menambah kualitas pelayanan sehingga benar-benar mampu menekan angka penyebaran Covid-19 yang tengah gencar dilakukan,” harapnya.
OM-zainul abdi nasution






