Siap-siap! Penumpang Pesawat Pengguna Surat Kesehatan Palsu akan Dipanggil Polisi

MEDAN | Okemedan. Selain menangkap 15 orang pelaku  pemalsuan surat hasil swab PCR yang digunakan untuk syarat penerbangan, Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam waktu dekat juga akan memanggil para pelanggan dari sindikat untuk dimintai keterangannya.

Kasatreskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yuriko kepada wartawan, Senin (18/1) menyebutkan, jumlah mereka ratusan orang dan mayoritas adalah pengguna pesawat terbang. “Jumlahnya ratusan dan mereka ini bisa lolos saat pemeriksaan,” kata Yuriko. Dia mengatakan, pelanggan sindikat ini bisa lolos pemeriksaan karena produk surat hasil swab PCR palsu ini sangat mirip dengan aslinya. “Mirip (dengan aslinya) dan cap basah,” sebutnya.

Terkait itu, polisi berencana akan memanggil para pelanggan sindikat pemalsu surat hasil tes swab PCR Bandara Soekarno-Hatta ini. Pihaknya juga akan meminta data kepada sejumlah maskapai penerbangan.

“Baru penyidik lakukan pemanggilan terhadap para penumpang pengguna surat kesehatan palsu. Penyidik juga akan melakukan konfirmasi dengan maskapai penerbangan untuk mendapatkan data pada manifest,” ujar Yuriko.”Ini (pemalsuan surat swab) rupanya 1 komplotan 15 orang tersangka yang berhasil diamankan dengan peran masing-masing. Terorganisir mereka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Senin (18/1/2021).Sebagaimana diwartakan, Tim Garuda Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil menangkap sindikat  pemalsu surat hasil tes swab PCR. Dari 15 pelaku itu, dua di antaranya adalah eks relawan validasi KKP dan oknum dari perusahaan farmasi.

Yusri mengatakan bahwa ada 2 aktor intelektual dari kasus pemalsuan surat swab ini, yakni DS selaku mantan relawan Validasi KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dan U selalu pegawai fasilitas rapid test dari perusahaan farmasi. Mereka menjalankan aksinya sejak Oktober 2020.

OM/nta/detik.com

 

Tinggalkan Balasan