Sibolga/Tapanuli Tengah

KSOP Sibolga Emban Tugas Pemeriksaan Alat Keselamatan saat Berlayar

SIBOLGA | OkeMedan. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) mengemban tugas melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran.

Termasuk halnya untuk memastikan setiap kapal angkutan penumpang laik beroperasi. Karenanya, kapal penumpang diwajibkan terlebih dahulu memenuhi syarat laik laut.

Selain juga diharuskan melakukan pengedokan (pelimbungan) guna pemeriksaan pembaharuan (renewal survey) setiap 1 tahun sekali.

Untuk dinyatakan laik laut, kapal harus melalui tahap pengujian dari Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal atau Marine Inspector (MI).

Pemeriksaan tersebut meliputi fisik kapal, hingga kelengkapan radio komunikasi dan peralatan keselamatan bagi kru maupun penumpang kapal.

“Setelah nanti dikukan pengujian, dan tidak ditemukan permasalahan pada kapal, mereka (Pejabat MI) akan mengeluarkan sertifikat laik laut,” ujar Petugas Kelaiklautan KSOP Sibolga, Rudi Syawal di kantornya, Selasa (12/1/2021).

“Alat keselamatan yang harus dilengkapi itu life jacket (baju pelampung), seratus persen sesuai jumlah penumpang. Lalu, life boy (ring pelampung), yang ketiga life ruft (perahu karet), dan ada juga yang namanya rescue boat (kapal bermesin untuk penyelamat),” jelasnya.

Di samping penting terpenuhi syarat laik laut, kondisi cuaca juga perlu menjadi perhatian serius bagi nahkoda sebelum mengambil keputusan untuk berlayar.

Jika cuaca tepantau buruk, kata Rudi, KSOP berhak melakukan penundaan terhadap keberangkatan kapal penumpang.

“Biasanya kita berpatokan dengan informasi cuaca dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), tapi kalau kasat mata kita (KSOP) melihat ada badai, maka izin keberangkatan kapal kita tunda,” sebutnya.

OM – dody

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button