LHOKSEUMAWE I Okemedan.com, Rumah Sakit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (RS TNI AD) TK IV IM.07.01 Lhokseumawe kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menggelar simulasi vaksinasi covid- 19 dipusatkan di RS Kesrem Lhokseumawe, kemarin.
Simulasi bertujuan untuk pengetahuan suntik vaksin covid 19 yang diperagakan oleh petugas kesehatan RS Kesrem TNI AD dan Dinkes Lhokseumawe dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe dr Said Alam Zulfikar mengatakan, simulasi vaksinasi bertujuan sebagai pemahaman kepada masyarakat dan sasaran suntik vaksinasi covid 19, tahap awal akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.
“Kapan pelaksanaanya kita belum memastikan jadwal yang pasti, namun kita telah menyiapkan petugas yang terampil betul, serta kita juga didukung penuh oleh RS Kesrem termasuk petugas-petugas yang ada di Puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Lhokseumawe”, katanya , sambil menambahkan, dengan simulasi ini diharapkan pelaksanaan vaksinasi covid 19 dapat berlangsung dengan baik.
Menurutnya, vaksin yang akan didistribusikan kepada masyarakat dipastikan aman dan tidak memiliki efek samping berbahaya. “Setiap yang telah dinyatakan lulus dan dikeluarkan izin oleh pemerintah tentunya sudah aman untuk dipergunakan, jadi masyarakat tidak perlu percaya terhadap isu-isu yang tidak benar,”katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Indonesia sudah memastikan untuk mengutamakan keamanan dan keselamatan bagi warganya yang akan divaksinasi.
“Sesuai ketentuan, tahap pertama diprioritaskan kepada tenaga kesehatan, tahap., kedua kepada pegawai pemerintah yang melayani masyarakat, termasuk TNI-Polri, kemudian kepada masyarakat umum,”katanya.
Berdasarkan hasil simulasi hari ini, kata dr Said, nantinya calon penerima vaksin akan melewati lima tahapan atau lima meja, dimana pada meja pertama untuk pendaftaran, meja kedua diperuntukkan untuk tahap screening seperti pengecekan riwayat penyakit yang pernah dialami penerima vaksin covid 19, hingga calon penerima vaksin benar-benar layak mengikuti tahap selanjutnya yakni divaksinasi di meja keempat.
Selanjutnya, setelah dilakukan vaksinasi, calon penerima disediakan ruang observasi dan kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) agar dapat beristirahat terlebih dahulu sekitar 30 menit sebelum melaksanakan aktifitas secara normal.
Sementara itu, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro menyatakan bahwa RS Kesrem sudah siap sepenuhnya melaksanakan vaksinasi bagi calon penerima vaksin covid 19.
“Simulasi ini sebagai upaya pemantapan untuk melaksanakan vaksinasi, seperti yang kita ketahui bahwa saat ini vaksin sudah berada di Banda Aceh, kita masih menunggu kapan vaksin tersebut akan didistribusikan,”katanya.
Terkait kesiapan prajurit TNI untuk divaksin, Danrem menyebutkan bahwa prajuritnya sudah siap melakukan vaksinasi dan sesuai arahan perintah pimpinan.
“Sejauh ini kita sudah lakukan berbagai edukasi dan sosialisasi terhadap pentingnya vaksin covid 19, tujuannya untuk mengakhiri pandemi covid 19, oleh karena saya sudah perintahkan kepada seluruh prajurit di jajaran Korem 011/Lilawangsa yang memang memenuhi syarat, untuk siap divaksinasi,”katanya.
OM – Sugito Tassan







