MEDAN | okemedan. Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin menegaskan, akan menembak mati anggotanya jika terbukti terlibat dalam jaringan pengedar dan penyalahgunaan narkoba.
“21 ribu sekian anggota saya, ada yang nakal, terlibat narkotika. Bahkan, saya pernah bilang kalau ada anggota Polda Sumut terlibat narkoba tembak mati,” tegas jenderal bintang dua itu dalam pertemuan dengan awak media di Mapolda Sumut, kemarin.
Karena itu, Kapolda menekankan kepada seluruh personel yang ditaksir mencapai 21 ribuan agar tidak sekali-kali berani memakai atau ikut mengedarkan narkoba.
Menurutnya, tindakan tegas ini, sebagaimana telah diatur negara, bahwa musuh terberat adalah narkotika.
Selain menembak mati, pihaknya juga memberikan hukuman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada jajarannya jika terlibat sebagai pengedar dan pencandu.
“Kita juga akan PTDH anggota bila terlibat,” ujarnya.
Martuani mengatakan, selama ini aparat kepolisian dengan dibantu masyarakat terus menekan peredaran narkoba. Buktinya, beberapa kali Polda Sumut menangkap satu persatu pelaku dan menembak hingga tewas.
Dia menambahkan, untuk menuntaskan peredaran narkotika, butuh bantuan dari masyarakat. Tentunya, aparat kepolisian tidak bisa bekerja sendiri untuk menuntaskan peredaran obat-obatan terlarang itu.
“Peredaran narkotika, kita tekan di sini, muncul di sana. Upaya kita sudah banyak, bagaimana mengamankan perairan laut kita. Pelabuhan tikus banyak. Jalur tradisional banyak, angkutan darat, dan laut,” pungkasnya.
OM-bandi







