MEDAN | Okemedan. Lembaga amil zakat nasional Djalaluddin Pane Foundation (Laznas DPF) mengadakan kegiatan sunat massal di Desa Aji Baho, Dusun Marolan Sibiru-biru Kab. Deli Serdang, Jumat (18/12).
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa setempat tetap mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan hand sanitizer, mengenakan masker dan menghindarkan terjadinya kerumunan. Sebanyak 10 anak turut serta dalam kegiatan ini.
Andi Sahputra, Staf Divisi Program Laznas DPF, dalam sambutannya mengatakan bahwa diadakannya kegiatan sunat massal ini bagian dari program Patungan Khitan yang diadakan oleh Laznas DPF di tengah pandemic yang belum diketahui kapan akan berakhir.
Melalui khitan gratis ini pihaknya berharap bisa ikut meringankan beban orangtua yang akan mengkhitankan anaknya terlebih dalam situasi perekonomian yang sulit sebagai dampak dari pandemic Covid-19.
“Acara sunat massal yang ini merupakan wujud dari program Patungan Khitan yang kita galakkan dalam minggu ini,” ungkapnya.
Dia menyebutkan, program Patungan Khitan nantinya akan menjadi program yang dirutinkan.
“Program Patungan Khitan untuk sunat massal ini insya Allah akan menjadi salah satu program yang kami rutinkan dengan tujuan memudahkan masyarakat terutama di daerah pedesaan untuk mendapatkan pelayanan khitan gratis,” ucapnya.
Adapun sumber dana kegiatan sunat massal ini berasal dari para donatur yang memberikan amanah kepada Laznas DPF. “Jadi sumber dana kegiatan ini dihimpun dari dana donatur yang memberikan kepercayaan kepada kami Laznas DPF, ” terangnya.
Mewakili warga Desa Aji Baho, Jamal selaku tokoh masyarakat mengungkapkan rasa terima kasih kepada Laznas DPF.
“Kami sangat berterima kasih karena mau datang kemari untuk melaksanakan acara ini di tempat kami, kami terharu dan turut bangga,” ucapnya.
Sejalan Muslim Sembiring, orang tua Fino Sembiring salah seorang peserta khitan yang turut menyampaikan rasa senangnya. “Saya merasa terbantu dengan adanya sunnat massal ini karena tidak mengeluarkan biaya lagi untuk keperluan sunat,” ujarnya.
Ia juga berharap semoga kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan. “Harapannya bisa rutin, karena kegiatan sunat massal terakhir tiga tahun lalu, ” tutupnya.
OM – Akbar Aldi Kautsar







