Politik

Akhyar Sampaikan Program Keumatan hingga Tingkatkan Pendapatan Keluarga

MEDAN I okemedan. Calon Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution bersama Relawan Sabar Community, melakukan temu ramah dengan warga Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan dan warga Kelurahan Pekan Labuhan, Medan Labuhan, Kamis (19/11/2020) sore.

Dalam kesempatannya, Akhyar menyampaikan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan jika amanah diberikan Allah SWT kepada pasangan yang dikenal dengan jargon AMAN (Akhyar – Salman).

Salah satunya, yakni pemerintah akan menyediakan ATM beras yang akan ditempatkan di setiap rumah ibadah seperti masjid, gereja, vihara, kuil dan lainnya.

Baca juga :Foto Paslon AMAN Gelap, Tim Pemenangan Minta KPU Gantikan Surat Suara

“Belajar dari kisah Amirul Mukminin Umar Bin Khattab, motto beliau itu jangan sampai ada rakyatnya yang kelaparan. Pada saat itu Kota Madinah tidak sebesar sekarang, jadi masih bisa dikontrol. Tapi kalau sekarang ini seperti Kota Medan yang hampir 3 juta, caranya cuma 1 yakni menyediakan ATM beras,” ungkap Akhyar mengawali sambutannya.

Sedangkan berasnya, lanjut Akhyar, yakni diberikan oleh jamaah ataupun warga yang ingin bersedekah.

“Nanti pengurus rumah ibadah yang mengelolanya. Sedangkan yang ingin bersedekah, dipersilakan. Jadi saya memberikan kail, bukan ikan,” tegasnya.

Cara ini dilakukan Akhyar, agar terciptanya gerakan saling tolong menolong diantara sesama.

“Menjelang pilkada 9 Desember nanti, ibu-ibu akan digoda dengan pemberian, tapi ini hanya sesaat. Kalau Akhyar – Salman menawarkan program yang berkepanjangan,” jelasnya.

Tak hanya itu, imbuh Akhyar, pemerintah dibawah pimpinan Akhyar – Salman akan akan membantu masyarakat yang tidak mampu dalam penyediaan peralatan fardhu kifayah.

“Nah polanya nanti kita siapkan, apakah itu ke bilal mayat atau bagaimana. Tapi yang pasti, yang tidak mampu akan kita bantu sampai dengan ambulannya kita gratiskan,” paparnya.

Di sisi pendapatan, Akhyar mengajak warga untuk berproduktif dan kreatif. Bekerja di rumah, namun mendapat penghasilan yang pasti.

“Warga nantinya juga akan kita latih dalam pengelolaan sampah seperti mengolah sampah menjadi briket arang. Ini sudah dilakukan oleh Bu Rena Simbolon di daerah Amplas. Sedangkan di Kelurahan Terjun, di sana ada budidaya maggot. Maggot ini dijual paling murah Rp50 ribu dan paling mahal Rp150 ribu. Pemasarannya banyak. Pokphand siap menampung,” terangnya.

Jadi, Akhyar mempersilakan warga kerajinan mana yang akan dipilih untuk menopang dan meningkatkan perekonomian keluarga.

“Bagi yang mau, akan kami latih,” ungkapnya lagi.

Agar program ini dapat terealisasi, Akhyar memohon doa dan dukungan warga untuk memberikan hak pilihnya pada 9 Desember 2020 dengan mencoblos nomor 1 Akhyar – Salman.

“Jadi tanggal 9 Desember, coblos aja pecinya, jangan yang lain-lain, cukup pecinya saja,” pesan Akhyar kembali.

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Medan dari Fraksi PKS, Abdul Latief Lubis juga mengajak warga untuk menyukseskan Pilkada Medan pada 9 Desember 2020 dan jangan golput.

“Harus gunakan hak pilih. Kalau belum ada surat undangan, jumpai kepling dan tanyakan,” tuturnya.

“Saya berharap, jangan mau money politic, jangan mau disuap, karena itu perbuatan yang dilarang agama. Karena orang yang disuap dan disuap sama sama masuk neraka. Berbondong-bondong lah kita ke TPS dan mencoblos nomor 1. Ada 3 alasan, Akhyar – Salman adalah anak Medan asli, sudah berpengalaman, sudah mengetahui kondisi Medan dan tahu solusi yang akan dilakukan,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan Ibrahim, salah seorang Tokoh Masyarakat di Pekan Labuhan.

“InsyaAllah dengan pengalaman lalu. Apa yang dikatakan bapak kita ini, bisa dilaksanakan dan kita dukung niat baik Pak Akhyar. Mari kita dukung Akhyar – Salman di 9 Desember nanti,” tukasnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Rosni berharap Akhyar menjadi pemimpin amanah dan sayang terhadap rakyat.

“Di sini kita hadir untuk memilih pemimpin yang adil dan bijaksana. Saya berharap, bapak adil, bijaksana, dan amanah, itu kadariah seorang pemimpin. Kami harap, ketika jadi pemimpin, jangan menjauh dari rakyat,” pesannya.

Sebelum melepas kepergian Akhyar untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya, Rosni meneriakkan kemenangan Akhyar – Salman di 9 Desember 2020. “Hidup nomor 1,” teriak wanita sekitar 70 an tahun itu sembari mengacungkan jari telunjuknya.

OM-zan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button