Okedukasi

Mahasiswa UISU Harus Produktif dan Kreatif di Masa Pandemi

MEDAN I okemedan. Alumni Fakultas Agama Islam (FAI) UISU mendorong mahasiswa untuk tetap membangun dan meningkatkan kreativitas dalam masa pandemi covid-19, terutama bagi kalangan dosen maupun mahasiswa.

Hal itu disampaikan alumni FAI Dr H Razman Arif Nasution SH SAg MA Ph D dan Nur Elly Heriani Rambe SAg MM saat menjadi pemateri dalam kegiatan kuliah umum yang dilaksanakan, Jumat (6/11/2020) di Ruang Yudisium Fakultas Agama Islam Kampus UISU Jalan Sisingamangaraja Raja Medan.

Dekan Fakultas Agama Islam, Dr M Firman Maulana, MAg mengatakan kegiatan kuliah daring ini dilakukan dalam rangka memberikan support kepada mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan.

“Kegiatan ini juga dalam rangka memperkenalkan dan meningkatkan silaturahmi antara alumni dan mahasiswa,” ujarnya didampingi Ketua Panitia Kuliah daring FAI, Drs Ramlan Padang MA.

Rencananya, kegiatan kuliah daring yang digelar itu menghadirkan tiga alumni sebagai pembicara.

Namun, Muklis Harahap SPdi Ketua DPRD Padang Lawas Utara tidak dapat menghadiri pelaksanaan kuliah daring yang diikuti mahasiswa dan dosen di lingkungan FAI secara daring itu karena harus mengikuti pertemuan resmi di ibukota, Nur Elly Heriani Rambe SAg MM yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten langkat mengajak mahasiswa FAI untuk berani tampil untuk menunjukkan kualitas dan kompetensi sebagai mahasiswa FAI.

Buktinya, kata Nur Elly, sebagai alumni FAI ternyata dirinya mampu menduduki jabatan strategis di Pemerintahan kabuapten Langkat.

Pada kesempatan yang sama, Razman Arif yang dikenal sebagai Wakil ketua Umum DPP Himpunan Advokat Muda Indonesia mengingatkan kepada mahasiswa FAI untuk tetap kreatif dan produktif di masa pandemi sekarang ini.

“Walau tengah berasa di tengah pandemi covid-19, kita harus tetap dapat berkreasi. Jangan jadikan pandemi ini sebagai alasan untuk kita tidak berkreasi dan produktif,” ujar Razman yang pernha menjadi juru bicara Jokowi Maaruf pada Pilpres lalu.

Dikatakannya, moment pandemi ini menuntut kreativitas karena hampir semua kegiatan kini dilakukan secara virtual atau daring dari rumah.

“Apalagi saat ini semua kegiatan kita lakukan dari rumah, baik belajar, bekerja, hingga ibadah. Jadi kreativitas itu tetap penting untuk dibangun dan dipupuk,” ujar Razman Arif yang juga Ketua Pengurus Pusat Badan Penyuluh dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila se-Indonesia.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa walaupun masa pandemi ini banyak membatasi kegiatan yang selama ini dilakukan, tapi jangan kita jadikan alasan untuk tidak berfikir kreatif.

“Masa pandemi bisa dijadikan ajang pembuktian bahwa kita semua bisa tetap aktif dan produktif serta bisa dijadikan sebagai alat untuk membuktikan dan menunjukkan bahwa kita tetap bisa menjadi yang terbaik,” ucap Razman yang juga Vice Presiden DPP Konggres Advokat Indonesia itu.

Razman mengatakan hingga kini belum ada yang bisa memprediksi kapan pandemi akan berakhir.

“Tapi kita harus tetap semangat dan membuktikan bahwa kita bisa jadi yang terbaik. Buktikan bahwa meskipun sedang dalam masa pandemi, kita tetap bisa menjadi seorang yang berguna. Kita bisa produktif. Kita bisa tetap kreatif,” tambah Razman sembari berharap agar proses belajar mengajar di FAI UISU terus berjalan lancar meskipun tengah berada dimasa pandemi.

OM-zainul abdi nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button