Medan

Kaum Muda Harus Terapkan AKB

MEDAN I okemedan. Meski sudah tersedianya kamar inap di sejumlah rumah sakit Kota Medan, bukan berarti angka penderita menurun. Bahkan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) banyak ditemukan.

“Penambahan kasus Covid 19 malah kebanyakan bukan dari kaum lansia, melainkan usia mulai dari 30-40 tahun. Itu biasanya berasal dari keimunan yang kuat, kemungkinan sanggup untuk melakukan isolasi mandiri, di rumah, ataupun yang sudah disediakan pemerintah pusat,” ungkap Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid 19 Kota Medan dr Mardohar Tambunan M.Kes saat menggelar konferensi pers di Posko Satgas Covid 19 Medan yang berada di Gedung Serba Guna PKK Jalan Rotan Proyek Petisah Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Jumat (6/11/2020).

Namun demikian, kata Mardohar, semua orang tetap harus memperhatikan pola hidup sehat dan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di masa pandemi Covid 19 saat ini.

AKB yang harus diterapkan adalah memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak antara satu dengan yang lain.

“Kaum muda ini lebih fleksibel dalam beraktifitas dan cukup susah untuk sadar mengenai covid-19. Sebab, gaya hidup mereka yang terbiasa untuk berinteraksi dengan orang lain dan gemar beraktivitas diluar rumah seperti nongkrong di kafe. Namun, bukan saya menyalahkan cafenya, tapi pada perilakunya yang belum menerapkan AKB ini. Dulu, kita memfokuskan penanganan lansia, karena mereka yang rentan tertular akibat penyakit bawaan yang diderita sebagai contohnya diabetes dan penyakit jantung,” katanya.

Sementara itu Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) Kota Medan menyatakan, hingga saat ini Jumat (6/11/2020) pagi, angka suspek Covid 19 di Kota Medan mencapai 304 orang, sedangkan jumlah konfirmasi Covid 19 Kota Medan mencapai 6.953 orang.

Sementara itu, untuk pasien yang telah sembuh dari Covid 19 sebanyak 5.329 orang dengan penambahan per Kamis (5/11/2020) sebanyak 45 orang, yang meninggal 303 orang serta dirawat sebanyak 1.321 orang.

“Artinya, sudah banyak penurunan kasus Covid 19 di Kota Medan, dan tingkat kesembuhan itu semakin lama semakin meningkat. Berarti, kerja yang selama ini dilakukan sudah berjalan cukup baik dan sudah menampakkan titik terang, namun belum sempurna. Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat sudah mulai sadar akan bahaya virus ini,” katanya.

OM-zainul abdi nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button