Hukum

433 Kasus Teguran Terkait Prokes di Operasi Zebra

MEDAN | okemedan. Hingga Rabu (4/11/2020), Operasi Zebra di jajaran Poldasu masih terus berlangsung dan tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.

Hal ini disampaikan Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, pada Rabu sore kepada wartawan.
“Masih tetap berlangsung hingga beberapa hari kedepan,” ujarnya, Rabu (4/11/2020).

Namun sebelumnya, dalam Opera Zebra, biasanya terjadi pelanggaran lalu lintas terjadi seperti tidak memakai helm SNI. Melawan arus lalin, menggunakan handpone saat berkendara, pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur.

Kemudian, sambung MP Nainggolan bahwa dari data yang diterima pada operasi Selasa kemarin, tidak ada pelanggaran.

“Berdasarkan data yang kita terima dari personil yang melaksanakan memang tidak ada,” ungkapnya.
Dengan tidak adanya pelanggaran yang terjadi, lanjut MP Nainggolan, kiranya masyarakat telah menyadari berlalu lintas di jalan raya.

“Kami berharap masyarakat sudah semakin sadar,” beber Nainggolan.

Biasanya, menurut Nainggolan, pelanggaran yang tertinggi terjadi yakni tidak menggunakan helm.
Dalam keterangannya juga di hari ke-10, operasi Zebra Toba 2020, pihaknya mencatat ada terjadi 11 kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

“Satu meninggal dunia, luka berat sebanyak tiga orang dan luka ringan 11 orang, dengan kerugian material Rp 31 juta,” ucapnya.

Di Operasi Zebra tersebut, pihak kepolisian juga melakukan giat penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Teguran kepada pelanggar protokol kesehatan sebanyak 433 kasus,” kata perwira menengah berpangkat Ajun Komisaris Besar ini.

Di samping itu, kepolisian melakukan pembagian masker kepada pengendara motor maupun mobil.
“Kita juga melakukam sosialisasi protokol kesehatan,” tandasnya.

Di lokasi terpisah, Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Wibowo, Rabu (4/11/2020) siang, mengimbau personil yang terlibat Ops Zebra agar mengedepankan kegiatan bersifat persuasif dan humanis.

Polda Sumatera Utara beserta jajaran Polres telah melaksanakan Operasi (Ops) Zebra Toba 2020 semenjak tanggal 26 Oktober 2020 lalu.

Selain memberikan pemahaman tertib berlalulintas dan keselamatan di jalan raya, pihak kepolisian juga mengedukasi pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Zebra agar lebih mengedepankan kegiatan yang bersifat persuasif dan humanis. Kita tetap mengutamakan persuasif, dengan maksud agar masyarakat lebih menyadari berlalulintas yang baik,” akhirnya.

OM-akbar aldi kautsar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button