OkePeristiwa

Warung Bakso di Sarirejo Ludes Terbakar

MEDAN | okemedan. Warung Bakso sekaligus rumah tinggal di Jalan Adi Sucipto, Sarirejo, Medan Polonia, ludes terbakat, Minggu (25/10/2020) pagi.

Beruntung, dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, tapi kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 06.05 WIB. Api dengan cepat membakar seisi rumah. Warga setempat langsung membantu memadamkan api. Namun, upaya warga belum berhasil. Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran turun ke lokasi.

Sekretaris BPBD Kota Medan, Nurly menyebutkan, akibat peristiwa kebakaran ini sekitar 90 persen kondisi bangunan hangus terbakar. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib.

“Tidak terdapat korban jiwa atau pun luka-luka dalam kebakaran tersebut. Api baru dapat dipadamkan sekira pukul 07.00 WIB,” ujar Nurly.

Sementara, pemilik rumah, Subandi (52) mengatakan, diduga kuat api berasal dari tempat tukang tempel ban yang berada di depan rumahnya.

“Apinya dari diduga dari tempat tempel ban, terus merembet dan membesar hingga membakar rumah saya,” sebut Subandi.

Dia mengaku, belum mengetahui pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan rumahnya. Subandi berharap polisi bisa mengungkap sumber apinya. “(Sumber kebakaran) sedang diselidiki (polisi) penyebabnya,” ujar dia.

Diceritakan Subandi, ketika api membesar, sedang berada di pasar untuk berbelanja. Di rumah, ada istrinya sedang mencuci dan anaknya tidur di kamar.

“Kejadiannya sekitar habis subuh, saya lagi belanja di pasar sementara istri lagi nyuci dan anak saya masih tidur. Untungnya, istri dan anak saya selamat,” ucapnya.

Akibat musibah kebakaran tersebut, lanjut Subandi, dia menderita kerugian yang ditaksir ratusan juta rupiah. Tidak banyak barang berharga yang terselamatkan.

“Hanya baju yang tersisa sama kenderaan. Pemadam kebakaran datang pas sudah habis terbakar semua,” lirihnya.
OM.bandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button