Medan

Minum TST Bersama Warga, Akhyar Dianggap Sosok Peduli UMKM

 

MEDAN | okemedan. Calon Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution minum teh susu telur (TST ) di TST Ayang di Jalan Utama, Medan, Kamis (22/10/2020) pagi. Bagi warga di sekitar Jalan Utama, Akhyar Nasution merupakan sosok yang sederhana, berpengalaman dan peduli Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Pak Akhyar adalah sosok bersahabat. Kami sering ngobrol bersama dan semua pembicaraan tentang UMKM. Saya selaku pelaku usaha kecil sering terlibat langsung pembahasan mengenai usaha kecil di Kota Medan,” sebut Khairil Adi masyarakat warga yang kerab nongkrong bersama.

Menurut pria yang akrab disapa Adi itu, Akhyar dianggap sosok berpengalaman dan lebih mengenal karakter Kota Medan.

“Jadi gak ada alasan kita sebagai masyarakat khususnya menengah ke bawah untuk memilih Akhyar,” ucapnya.

Sementara itu, Akhyar menyahuti harapan warga. Dalam program kerja, dan sesuai rencana akan dibuat pusat oleh-oleh khas Kota Medan.

 

“Jadi ini sudah masuk dalam visi dan misi AMAN pengembangan UMKM yakni dengan membangun kerja sama dengan pihak swasta untuk membuat pusat oleh-oleh di Medan. Selain membuka lowongan kerja, ini juga merangsang wisatawan untuk berkunjung ke Kota Medan. Dengan banyaknya tamu akan meningkatkan sektor ekonomi di Kota Medan. Inilah yang mau kita tingkatkan pengembangan sektor UKM,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Akhyar mengungkapkan jika dirinya tengah diterpa isu dan hoax yang menyudutkannya. Salah satunya, dianggap sebagai sosok calon yang diremote, mengikuti keinginan pihak penguasa.

“Saya tegaskan di sini, kalau saya bukan calon yang diremote dari jauh hanya untuk memenuhi kepentingan pihak luar. Karena yang meremote saya nanti adalah bapak-bapak yang ada di sini,” ucapnya.

Dia juga menegaskan bahwa tidak ada sponsor dan pemodal dalam perjuangan dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Medan.

“Jadi setelah saya naik jadi Wali Kota maka saya tidak harus membalas budi. Karena saya memang murni bekerja untuk masyarakat Kota Medan,” sebutnya.

Sementara itu, harapan dari masyarakat cukup sederhana. Akhyar menjadi orang yang amanah dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

Menjawab hal itu, Akhyar pun mengungkapkan jika dirinya akan melakukan hal yang positif dan jauh dari praktik kotor. Karena dalam hidupnya dirinya selalu diawasi dua wanita yang begitu berperan dan berjasa dan selalu mendampinginya.

“Kekuatan saya ada pada dua wanita yang begitu berjasa dan selalu mengingatkan saya jika salah, yakni ibu dan isteri saya. Saya dari dulu sudah diajarkan bagaimana hidup jujur dan bekerja keras. Karena dari kecil saya sudah terbiasa ke pajak (pasar, Red) bantu ibu saya berjualan. Karena kami hidup dari keluarga sederhana, kalau bapak saya seorang penjahit. Jadi ini yang mendasari saya untuk selalu berbuat untuk seluruh masyarakat,” ucapnya mengakhiri.

OM-zan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button