Medan

Kesadaran Masyarakat Kota Medan Gunakan Masker Mulai Meningkat

MEDAN | okemedan. Kendati masih sdijumpai warga yang tidak mengenakannya, namun kesadaran masyarakat kota Medan menggunakan masker mulai meningkat.

Hal itu dikatakan Kabid Penertiban Umum Satpol PP Koa Medan Reyes Sihombing saat Pemko Medan melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menggelar operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan, di Jalan Gaperta Ujung, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (20/10/2020).

“Dari razia yang terus rutin kita gelar, sudah mulai terlihat ada peningkatan kesadaran masyarakat menggunakan masker, meski masih saja dijumpai warga yang tidak mengenakannya,” ungkapnya.

Reyes mengimbau seluruh masyarakat Kota Medan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah.

“Tetap patuhi protokol kesehatan yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan terpenting menggunakan masker agar kita dan orang lain terhindar dari Covid-19,” ujarnya.

Reyes mengatakan razia masker terus gencar dilakukan sebagai bentuk penegakan Peraturan Wali Kota (Perwal) No.27/2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Medan.

Selain itu, langkah ini dilakukan sejalan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Sumut No.34/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan & Pengendalian Covid-19 di Provinsi Sumut.

“Razia masker guna mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan terutama menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah. Kegiatan ini gencar dilakukan untuk mencegah meningkatnya penularan sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Kota Medan,” kata Reyes.

Dalam operasi yustisi tersebut sebanyak 59 warga terjaring razia masker. Razia itu tetap mengedepankan cara persuasive dengan memberikan sanksi berupa sanksi fisik seperti push up, non fisik yakni melafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu nasional serta penahanan kartu identitas KTP selama tiga hari.

OM-zainul abdi nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button