Seperti apa sih Pemandian Air Panas Simolap di Langkat?

oleh
Mahasiswa UINSU foto di lokasi obyek wisata pemandian air panas SImolap, Langkay. okemedan/akbar

OkeMedan – Langkat
Seperti apa sih Pemandian Air Panas Simolap? Mahasiswa mahasiswi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) pun berwisata kesana pekan lalu. Tentu untuk mencari tahu sekaligus membayar rasa penasaran tentang obyek wisata tersebut sambil refhresing.

Mereka dari beberapa fakultas yaitu Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Dakwah & Komunikasi, Fakultas Tarbiyah Keguruan, Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam, Fakultas Saintek, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ushuludhin yang sedang mengikuti kuliah kerja nyata (KKN)

Ada sebanyak 21 mahasiswa mahasiswi yang berangkat dari titik kantor Kepala Desa Perkebunan Marike menggunakan transportasi mobil L 300 dan tiga sepeda motor.

Untuk kelancaran agar tidak tersesat di jalan, rombonganpun dipandu Pak Amir dan Pak Parmin, warga perkebunan Marike yang baik hati.

Jalan ke Pemandian Air panas Simolap menuju arah ke Kutagajah. Tetapi tidak perlu khawatir tersesat, nanti di simpang ada tanda atau plang petunjuk menuju ke pemandian air panas tersebut.

Oya, jarak dari kantor kepala desa ke Pemandian Air Panas Simolap sekitar satu jam 25 menit
melewati PLTA (pembangkit listrik tenaga air).

Sayang, kondisi jalannnya rusak dan belum diaspal. Sehingga bagi pengendara perlu lebih berhati-hati.

Untuk masuk di pemandian air panas tersebut gratis, hanya bayar parkir kendaraan.

Tapi sesudah sampai di pemandian akhirnya rasa capek dan suntuk karena jalan rusak akhirnya terobati karena suasananya sungguh asyik.

Terdapat dua air panas di Simolap tersebut, satu sangat panas dan lainnya hangast hangat kuku.

Di bawah pemandian air panas tersebut ada sebuah aliran sungai yang sangat jernih.

Bagi kamu yang lapar tidak perlu khawatir karena di Pemandian Air Panas Simolap tersebut terdapat kantin.

Gimana pemandangannya?
Hmm, pemandangan di sekitar pemandian air panas terlihat masih asri, dimana di kejauhan terlihat Bukit Barisan. Ini pula yang membuat pengunjung betah dengan suasananya tersebut.

Pemandian air panas Simolap dibuka sampai malam dan di sekitar terdapat cahaya lampu lampu sehingga pengunjung dapat melihat dengan jelas.

Ketua KKN 85 Muhammad Turmizi Rangkuti yang dimintai tanggapannya mengatakan obyek wisata ini sangat bagus dan indah, hanya sayangnya tidak dibedakan kolam laki-laki dan perempuan, tempat musholla pun belum tersedia .

Demikian pula tempat ganti pakaian sebelum dan setelah berenang hanya satu di buat dari bambu-bambu yang disusun.
Ia berharap, ada baiknya ke depan pengelola melengkapi faislitas umum ini dan meningkatkan pelayanan yang ada karena lokasi wisata ini berpotensi sebagai destinasi favorit masyarakat.*

AKBAR ALDI

Berikan Komentar